Nasional

Umi Ajak Pulang Anaknya Bilang Mau Dimandikan, Ternyata di Rumah Malah Dibunuh

"Saat itu saya juga di sawah, lalu Umi mengajak Aska. Katanya sih mau dimandikan gitu, ehh ternyata malah dibunuh,"

Umi Ajak Pulang Anaknya Bilang Mau Dimandikan, Ternyata di Rumah Malah Dibunuh
tribunjateng/putut dwi putranto
Umi Nur Hidayah. 

SURYAMALANG.COM - Pembunuhan keji terjadi di Kabupaten Grobogan, Jateng, Minggu (04/12/2016).

Umi Nur Hidayah tega menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri di dalam rumahnya di Dusun Jatisemen, RT 01 RW 01, Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari, sekitar pukul 06.30 WIB.

M Aska (5) meregang nyawa dengan luka menganga di bagian leher. Leher bocah mungil ini menganga sepanjang 10 centimeter.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Pelaku pun langsung digelandang ke Mapolres Grobogan untuk diamankan.

"Keluarga korban datang ke rumah saya, rencana mau pinjam mobil untuk memeriksakan anaknya. Tapi ketika saya datang ke rumah korban, saya melihat korban bersimbah darah dan meninggal dunia," kata Ketua RW 01, Kasmin, di lokasi kejadian.

Sat Reskrim Polres Grobogan masih melakukan penyelidikan intensif terkait kasus pembunuhan yang melibatkan ibu kandung sebagai eksekutor penggorok anaknya.

Motif apa yang mendasari Umi Nur Hidayah (31) hingga begitu tega mengakhiri hidup anak bungsunya itu masih didalami.

"Pelaku yakni Umi sudah kami amankan. Suaminya, Sukimin juga kami amankan untuk dimintai keterangan,"

"Untuk korban kami bawa ke RSUD Purwodadi guna diautopsi. Korban mengalami luka parah di leher akibat digorok menggunakan pisau dapur," kata Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Eko Adi Pramono, Minggu, (04/12/2016).

Kuat dugaan, pelaku mengalami gangguan jiwa sehingga nekat membantai anak keduanya bernama M Aska (5). M Aska adalah siswa TK IT Al Kautsar, Wirosari.

"Kami akan test kejiwaan Bu Umi di RSJ Semarang," kata Eko.

Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, sebelum kejadian, Aska dan kakaknya Fais Abror (8) ikut ke sawah bersama Ayahnya, Sukimin (37), pada Minggu (04/12/2016) pagi sekitar pukul 06.00 WIB.

Sukimin sendiri bekerja sebagai petani. Setiap libur sekolah, kedua anaknya itu sering ikut ke sawah. Tak berselang lama, Umi kemudian menyusul ke sawah untuk mengajak pulang Aska.

"Saat itu saya juga di sawah, lalu Umi mengajak Aska. Katanya sih mau dimandikan gitu, ehh ternyata malah dibunuh," terang Adik ipar Umi, Yuli Supriyanto (36). (*) 

Editor: Aji Bramastra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved