Rabu, 15 April 2026

Piala AFF 2016

Irfan Bachdim : Dari Mana Pun Asal dan Agama Kita, Kita Adalah Indonesia

“Saya bangga melihat bagaimana teman-teman bermain dengan semangat dan hati mereka,” begitu tulis Irfan

Penulis: Eko Darmoko | Editor: eko darmoko
Instagram/Irfan Bachdim
Irfan Bachdim 

SURYAMALANG.COM – Timnas Indonesia memastikan diri lolos ke final Piala AFF 2016 setelah menjegal Vietnam di dua laga semifinal.

Semifinal leg pertama, Indonesia menggasak Vietnam 2-1. Kemudian, semifinal leg kedua, Indonesia menahan imbang Vietnam 2-2 selaku tuan rumah.

Keberhasilan tim asuhan Alfred Riedl menembus partai final ini, membuat riang pemain yang semula dipastikan bergabung dengan skuat Garuda tapi pada akhirnya harus menepi lantaran cedera, Irfan Bachdim.

Ya, seperti diketahui, Irfan semula diplot untuk mengisi predikat bomber di Timnas Indonesia, tapi cedera membuatnya harus menanggalkan jersey Timnas di perhelatan sepak bola terbesar di Asia Tenggara ini.

Lalu bagaimana komentar Irfan terkait kesuksesan Boaz Salossa dkk menahan imbang Vietnam 2-2 di Stadion My Dinh, Hanoi, Rabu (8/12/2016) malam?

“Saya bangga melihat bagaimana teman-teman bermain dengan semangat dan hati mereka,” begitu tulis Irfan, mantan pemain Persema Malang ini dalam akun Instagram pribadinya.

Pria yang lahir di Amsterdam, Belanda ini seakan ikut merasakan atmosfer ‘panas’ yang dialami Timnas Indonesia di Stadion My Dinh.

“Walaupun itu pertandingan yang cukup sulit, kita tahu cara mengatasi nya, dan mengubah permainan dan mengakhiri nya dengan hasil yang bagus. Itu menunjukkan seberapa kuat dan hebat tim kita,” puji suami Jennifer Bachdim ini.

Irfan memang lahir di Belanda, namun jiwa dan raganya tercurah untuk Timnas Indonesia. “Bukan hanya sekedar tim yang bermain tapi merupakan sebuah keluarga yang berjuang untuk negara kita sebagai satu kesatuan,” tulisnya bangga.

Di sisi lain, Irfan juga mengungkapkan, bahwa perbedaan yang ada di Indonesia jangan dijadikan penghambat untuk berprestasi di bidang sepak bola.

“Biarkan ini menjadi contoh untuk seluruh dunia bahwa dari mana pun asal dan agama kita, kita adalah INDONESIA DAN KITA ADALAH SATU!” ungkapnya.

“Saya boleh lahir di tempat lain, tetapi hati saya milik Indonesia dan saya akan terus berjuang mendukung dan membantu negara kita kapan pun saya bisa. WE BELIEVE WE CAN AND WE WILL WIN,” sambungnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved