Selasa, 28 April 2026

Malang Raya

Waspada, Masih Banyak Perlintasan KA Tanpa Penjaga dan Palang Pintu di Kota Malang

Perlintasan tanpa penjaga kembali menelan korban jiwa, Sabtu (10/12/2016) pukul 17.15 WIB. Sopir taksi, Fahmi (35) meninggal dunia di rumah sakit.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Sri Wahyunik
Perlintasan tanpa palang pintu di Gang Perikanan, Jalan Satsuit Tubun, Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Banyak perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Malang Raya. Perlintasan tanpa palang pintu ini sangat berbahaya bagi pengendara.

Biasanya perlintasan tanpa palang pintu ini merupakan jalan yang melintang melewati rel tanpa penjaga dan palang pintu. Biasanya warga memanfaatkan jalan tersebut untuk jalan pintas.

Perlintasan tanpa penjaga kembali menelan korban jiwa, Sabtu (10/12/2016) pukul 17.15 WIB. Sopir taksi, Fahmi (35) meninggal dunia di rumah sakit setelah taksinya tertabrak KA Mataremaja di Gang Perikanan, Jalan Satsuit Tubun, Kebonsari, Sukun, Kota Malang.

Taksi Fahmi tertabrak KA yang melaju dari arah utara ke selatan. Saat itu Fahmi sedang mengantar seorang penumpang.

Seorang warga, Arif mengatakan Fahmi melewati perlintasan tanpa penjaga itu untuk menghindari kepadatan lalu lintas di Jalan Satsuit Tubun dan S Supriadi.

“Informasinya karena sopirnya menghindari kemacetan. Memang jalan raya macet sore kemarin,” ujar Arif, Minggu (11/12/2016).

aksi itu melaju dari Jalan Satsuit Tubun dan berbelok ke Gang Perikanan yang bisa tembus ke kawasan Janti. Taksi tersebut melewati gang yang melintasi rel kereta api.

“Roda mobil sih belum melewati rel. Hanya bumper-nya. Tiba-tiba ada KA dari utara, akhirnya tertabrak,” imbuhnya.

Taksi warna hijau itu ringsek dan membentur tiang di samping rel kereta api. Sopir taksi dilarikan ke rumah sakit terdekat, dan akhirnya meninggal dunia. Sedangkan penumpang taksi hanya mengalami luka ringan.

Warga lain yang tidak mau menyebut namanya mengatakan sebenarnya mobil dilarang melintas di perlintasan itu. Tetapi masih banyak mobil yang melintas.

“Perlintasan ini untuk motor. Kalau ada kereta api akan melintas, warga selalu mengingatkan,” ujar perempuan yang rumahnya tidak jauh dari perlintasan itu.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved