Malang Raya

Ini Harapan Guanxi Normal University China dalam Kerja Sama dengan Universitas Negeri Malang

Perguruan ini menjalin hubungan dengan Indonesia sejak 2000. Sejumlah perguruan tinggi di Indonesia menjadi mitra kerja sama, termasuk UM

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Rektor Universitas Negeri Malang (UM), Prof Dr A Roffiudin MPd menerima kenang-kenangan dari Prof Qin Weiguo, Wakil Rektor 2 Guangxi Normal University, Kamis (15/12/2016). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Profesor Qin Weiguo, Wakil Rektor 2 Guanxi Normal University China ingin kerja sama dengan Universitas Negeri Malang (UM) makin berkembang di tahun mendatang.

"Mahasiswa tak hanya belajar bahasa, tapi juga ilmu lain. Misalkan sejarah, hukum, ekonomi. Dengan begitu, pengetahuan yang didapat makin lengkap," jelas Weiguo kepada SURYAMALANG.COM usai MoU di UM, Kamis (15/12/2016).

Pertukaran mahasiswa biasanya selama satu semester dan nilai kreditnya diakui. Tentang rencana ke depan itu ingin didiskusikan dengan tim dari UM dan perguruan tinggi yang ada di Provinsi Guangxi itu usai acara di ruang rapat rektor.

Perguruan ini menjalin hubungan dengan Indonesia sejak 2000. Sejumlah perguruan tinggi di Indonesia menjadi mitra kerja sama, termasuk UM. Ditambahkan Rektor UM, Prof Dr A Roffiudin MPd, ada 10 dosen Guangxi yang dikirim ke UM.

Kerja sama kedua belah pihak sudah dilakukan sejak 2011. Di UM hal itu untuk menguatkan Prodi Bahasa Mandarin dan keberadaan Pusat Bahasa Mandarin.

Sedang di Guanxi, pada 2012 ada Prodi Bahasa Indonesia. Menurut Weiguo, peminat Bahasa Indonesia cukup banyak. Hal itu, lanjutnya, karena ada kegiatan ekspo tentang negara-negara Asia di kampus itu.

Sehingga menggugah minat belajar bahasa asing lain. "Kami ingin sebanyak-banyaknya mahasiswa kami ke UM. Begitu sebaliknya," kata pria berkacamata itu.

Guanxi Normal University ada di Koota Quilin. Berdiri sejak 1932 dan memiliki tiga kampus dengan luas 300 hektare. Jumlah mahasiswanya sudah mencapai 45 ribu orang dan sebanyak 15 ribu adalah mahasiswa asing dari berbagai negara.

Rektor UM berharap, fakultas-fakultas memanfaatkan kerja sama ini untuk kepentingan bersama. Saat ini ada tiga dosen UM kuliah di Guangxi dan Juli 2017 akan kembali. Acara itu juga dihadiri sejumlah mahasiswa asing yang kuliah di UM.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved