Kediri
Lokalisasi Semampir Hanya Tinggal Kenangan, Lihat Kondisinya Sekarang
Komplek pelacuran Semampir yang merupakan rumah bordir terbesar di Kota Kediri kini tinggal kenangan. Puluhan rumah telah rata dengan tanah.
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Komplek pelacuran Semampir yang merupakan rumah bordir terbesar di Kota Kediri kini tinggal kenangan. Puluhan rumah telah rata dengan tanah, Kamis (15/12/2016).
Tiga excavator yang dikerahkan dalam waktu singkat mampu merobohkan puluhan rumah warga.
Tidak ada perlawanan dari warga. Warga pasrah rumahnya dirobohkan. Para penghuni rumah yang digusur hanya menyaksikan rumahnya roboh.
Sebelum dirobohkan, petugas melakukan sterilisasi di areal terdampak dan mengungsikan seluruh penghuninya. Termasuk sambungan listrik PLN diputus dahulu.
Tiga excavator langsung merobohkan satu per satu rumah tembok. Di antara rumah yang dirobohkan sebelumnya merupakan rumah bordil terbesar di Kota Kediri.
Dari sisa kamar-kamarnya terlihat konstruksi sebagai rumah bordil karena dilengkapi kamar mandi dan tempat tidur beton cor.
“Kami bangun rumah ini pada 1990-an dengan biaya puluhan juta,” ungkap Agus, seorang ahli waris rumah.
Warga mengakui tanah yang ditempati merupakan tanah SHP. Namun sejarah warga menempati karena direlokasi oleh Pemkot Kediri pada era tahun 1970-an.
“Sekarang Komplek Semampir tinggal kenangan,” ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/lokalisasi-semampir-kota-kediri-sekarang_20161215_144800.jpg)