Breaking News:

Jendela Dunia

Lihat Bocah Suriah Dibedah Tanpa Bius, Jurnalis TV ini Menangis di Depan Kamera

Awalnya Guler menjalankan tugasnya dengan lancar hingga masuk ke berita konflik bersenjata Suriah khususnya di kota Aleppo.

Editor: Aji Bramastra
Dr. Hossam ElShazly Published Articles
Ilustrasi : anak-anak korban perang di Aleppo, Suriah. 

SURYAMALANG.COM - Bencana kemanusiaan yang terjadi di Aleppo, Suriah memang sangat mengerikan dan mengenaskan, terutama saat anak-anak yang menjadi korban.

Hal inilah yang membuat seorang jurnalis dan pembaca berita Turki, Turgay Guler tak mampu menahan tangis saat mengabarkan kisah sedih dari Suriah itu.

Seperti biasa Guler menjalankan tugasnya sebagai pembawa berita di stasiun televisi Ulke TV.

Awalnya Guler menjalankan tugasnya dengan lancar hingga masuk ke berita konflik bersenjata Suriah khususnya di kota Aleppo.

Dalam video yang ditayangkan sebagai ilustrasi berita, terlihat seorang anak kecil yang harus menjalani operasi tanpa anestesi atau dibius.

Kondisi mengenaskan itu membuat Guler tak kuasa menahan air matanya.

Guler hanya bisa memegang kepala dengan kedua tangannya sambil berusaha untuk terus membacakan berita.

Kondisi buruk yang menimpa anak-anak Aleppo itu memang bukan hal aneh di kota yang hancur akibat perang saudara tersebut.

Pada November lalu, harian The Independent mengungkap bahwa bayi-bayi prematur dipindahkan dari inkubator setelah serangan udara menghancurkan sejumlah rumah sakit.

Sementara itu, organisasi Dokter Tanpa Batas (MSF) mengatakan, lebih dari 30 rumah sakit di wilayah timur Aleppo diserang sejak Juli lalu.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved