Selasa, 28 April 2026

Malang Raya

Beragam Bencana Terjang 22 Kecamatan di Kabupaten Malang Selama 2016

Kepala BPBD Kabupaten Malang, Hafi Lutfi mengatakan bencana itu tersebar di 22 kecamatan dari 33 kecamatan di Kabupaten Malang.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Zainuddin
surya/david yohanes
ilustrasi longsor di Kabupaten Malang. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Tanah longsor mendominasi bencana alam di Kabupaten Malang selama tahun 2016. Data di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, terjadi 56 kali bencana alam selama setahun.

Rinciannya, 35 bencana tanah longsor, delapan kali banjir, tujuh kali puting beliung, lima kali gempa bumi, dan satu kali kejadian tanah bergerak.

Kepala BPBD Kabupaten Malang, Hafi Lutfi mengatakan bencana itu tersebar di 22 kecamatan dari 33 kecamatan di Kabupaten Malang.

“Paling banyak kejadian bencana tanah longsor,” ujar Hafi, Jumat (30/12/2016).

Tanah longsor ini terjadi di 20 kecamatan, seperti Bantur, Pujon, Poncokusumo, Wagir, Ampelgading, dan Kromengan. Tanah longsor juga terjadi di Tumpang, Ngantang, dan Lawang.

Hafi menambahkan bencana tanah longsor terjadi di antaranya akibat curah hujan tinggi. Bencana longsor di Kabupaten Malang menimbulkan kerusakan pemukiman warga dan fasilitas umum, seperti sekolah, tempat ibadah, juga jembatan.

“Longsor tahun ini juga menyebabkan dua orang meninggal dunia,” lanjutnya.

Sementara itu, Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Malang, Bagyo Setiyono mengatakan penggundulan hutan juga menyebabkan longsor. Sejumlah hutan di beberapa titik di Kabupaten Malang digunduli beberapa tahun lalu. Sedangkan di beberapa titik terjadi perubahan komoditas tanaman hutan.

“Dari tanaman kayu yang berfungsi menahan air, menjadi tanaman semusim. Akibatnya tidak kuat menahan gerusan air sehingga tanahnya longsor,” ujar Bagyo.

Kontur tanah di Kabupaten Malang juga memicu terjadinya longsor.

“Dari ketinggian sampai ke pantai. Beberapa rumah berada di dekat tebing perbukitan. Ada juga yang berada di bawah jalan sehingga rawan juga terkena longsor,” imbuhnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved