Breaking News:

Malang Raya

Pelabaran Badan Jalan Veteran Bukan untuk Parkir, Bila Ada Kendaraan yang Parkir Berarti . . .

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Kusnadi menegaskan tidak akan mengeluarkan izin parkir di Jalan Veteran.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Aflahul Abidin
Kendaraan yang parkir di Jalan Veteran, Kota Malang, Jumat (30/12/2016). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Pelebaran Jalan Veteran di Kota Malang dikhususkan untuk pengguna jalan, bukan tempat parkir. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Kusnadi menegaskan tidak akan mengeluarkan izin parkir di Jalan Veteran.

Pihaknya akan merazia bila ada yang memakai jalan itu sebagai sarana parkir dalam waktu dekat.

“Kawasan itu tidak strategis untuk parkir. Saya akan melarang. Pelebaran jalan itu bertujuan untuk mengurangi kemacetan,” Kusnadi, Jumat (30/12/2016).

Menurutnya, kemacetan di Jalan Veteran akan meningkat jika titik pelebaran jalan dipakai untuk parkir kendaraan. Sejak pelebaran badan jalan, beberapa kendaraan roda empat banyak terparkir di sana.

Parkir itu dilakukan pemilik kendaraan secara liar. Tidak ada juru parkir yang berjaga di sepanjang Jalan Veteran.

Sedangkan Jalan Bandung yang lokasinya selaras dengan Jalan Veteran akan tetap dijadikan titik parkir. Dishub berjanji akan melarang penumpukan kendaraan pada momen tertentu.

Kusnadi berjanji akan memanggil tiga kepala sekolah di Jalan Bandung agar tidak menambah beban parkir jalan. Tiga sekolah tersebut adalah MIN 1 Kota Malang, MTsN 1 Kota Malang, dan MAN 3 Kota Malang.

“Parkir di Jalan Bandung hanya satu lajur saja. Biasanya kalau ada acara di sekolah, parkirnya bisa sampai dua sampai tiga deret,” ungkapnya.

Pertemuan itu untuk minta sekolah bertanggung jawab terhadap penempatan parkir. Pihaknya juga akan minta sekolah tidak mengizinkan orang tua antar-jemput dengan cara memarkir kendaraan di Jalan Bandung.

Pelebaran badan Jalan Veteran untuk pengguna jalan. Selama ini jalan tersebut sering padat di pada jam tertentu. Untuk melebarkan jalan, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan (DPUPPB) Kota Malang koordinasi dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) untuk memindah trotoar.

“Seharusnya memang bukan untuk pakrir, tetapi untuk pengguna jalan,” kata Jarot Edy Sulistyono, mantan Kepala DPUPPB yang dilantik sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Malang siang tadi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved