Breaking News:

Blitar

Pemulung Tabrak Wisatawan Hingga Tewas! Bagaimana Nasih Si Pemulung? Bikin Jengkel, Tapi Kasihan

"Kemungkinan, korban kehabisan darah saat perjalanan ke rumah sakit karena luka di kepalanya cukup parah," kata Ipda Nova Indra

Penulis: Imam Taufiq | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Imam Taufiq
Pencari barang bekas, dihajar massa karena kabur habis menabrak pengendara motor. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Pencari barang bekas atau pemulung, M Zahroh (37), warga Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, dihajar massa karena berusaha kabur setelah menabrak pengendara sepeda motor, Andre Budi Santoso (20), warga Desa Watu Dandang, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, Senin (2/1/2017) pagi.

Akibatnya, Zahro babar belur dan selanjutnya kini diamankan di Polsek Kademangan. Sementara, korban Andre tewas dalam perjalanan ke RSUD Mardi Waluya, Kota Blitar karena mengalami luka parah pada kepalanya.

"Kemungkinan, korban kehabisan darah saat perjalanan ke rumah sakit karena luka di kepalanya cukup parah," kata Ipda Nova Indra, Kanit Laka Polres Blitar.

Menurutnya, kejadian itu terjadi pukul 10.00 WIB. Saat itu, korban bersama dua temannya, mengendarai sepeda motor masing-masing, dengan melaju beriring-iringan. Yakni, korban mengendarai sepeda motor Yamaha Vega nopol AG 6956 XU. Korban dan teman-temannya hendak berwisata ke Pantai Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar.

Namun apes, saat melaju dari arah utara atau tepatnya di tikungan jalan Desa Dawuhan, Kecamatan Kademangan, korban berpapasan dengan sepeda motor Tossa nopol AG 8395 KC (roda lima), yang dikemudikan M Zahroh. Saat berpapasan itu, bak sepeda motor Tossa yang mengangkut barang bekas itu, menyenggol sepeda motor korban, hingga korban jatuh.

Meski tahu korbannya terkapar di jalan, namun Zahroh bukannya berhenti dan menolongnya, melainkan malah tancap gas. Ia kabur ke arah Pasar Kademangan, yang berjarak sekitar 2 km dari TKP. Melihat Zahroh kabur, dua teman korban langsung berteriak-teriak, minta tolong ke warga.

"Tanpa ada yang mengomando, warga mengejarnya. Hanya sekitar 500 meter (dekat makam umum Desa Duwuhan), pelaku tertangkap warga," ungkapnya.

Begitu tertangkap, pelaku dibawa kembali ke TKP. Entah siapa yang memulai, pelaku tiba-tiba dihajar warga hingga babak belur. Untungnya, petugas polsek setempat segera tiba di TKP sehingga pelaku berhasil diselamatkan dari amukan massa.

Bahkan, saat pelaku dibawa ke polsek, massa sempat mengikutinya karena masih kesal dengan ulah pelaku, yang sempat kabur usai menabrak korban. "Dia mengaku kabur karena takut jadi sasaran emosi massa," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved