Breaking News:

Pasuruan

Banjir Rendam Jalur Pasuruan-Malang, Mahasiswi Ini Terpaksa Tunda Pulang ke Rumah

Dia mengaku takut untuk pulang pasca diberi tahu pengendara motor lain bila ada banjir bandang di Purwosari-Purwodadi.

Penulis: David Yohanes | Editor: Zainuddin

SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Risa Alfianti (21) mengurungkan niatnya pulang ke kampung halaman di Sengon, Purwosari, Pasuruan, Kamis (5/1/2016) sore. Dia merupakan pengendara motor terdampak meluapnya Sungai Juri di Desa Capung dan Desa Tejosari.

Luapan air ini mengakibatkan arus lalu lintas dari dua arah di Jalan Raya Purwodadi-Malang lumpuh sesaat.

Mahasiswi sebuah universitas di Malang ini pulang ke rumah untuk menemui orang tuanya. Namun, dia yang pergi bersama temannya bernama Anik Karina mengurungkan niatan itu.

“Saya terjebak macet,” kata Risa.

Dia berangkat dari Malang sekitar pukul 15.00 WIB. Saat tiba di Pasar Lawang sekitar pukul 16.00 WIB, dia terjebak macet. Dia sudah melihat antrean panjang sejauh matanya memandang.

“Akhirnya saya ke minimarket untuk membeli makanan dan minuman sambil menunggu macet selesai,” terangnya.

Awalnya dia mengira macet tidak akan berlangsung lama. Sampai adzan maghrib usai, kendaraan di sekitar Lawang tidak kunjung berjalan.

“Saya kira macet itu karena kecelakaan atau apa. Ternyata karena banjir,” ungkapnya.

Dia mengaku takut untuk pulang pasca diberi tahu pengendara motor lain bila ada banjir bandang di Purwosari-Purwodadi. Bahkan, dia sempat mendapat foto serta video banjir itu.

“Saya takut pulang. Saya di Lawang sampai sekarang (pukul 21.00 WIB),” papar Risa.

Dia memilih tidur di rumah saudaranya di Lawang. Rencanannya, dia akan pulang ke rumah pada Jumat (6/1/2017) pagi.

“Semoga sudah tidak banjir.Tapi sekarang masih hujan deras,” tandas Risa.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved