Pasuruan

Jalan Surabaya-Malang di Purwodadi Sudah Normal

AKP Evon Fitrianto membantah arus lalu lintas sempat terputus. Namun, dia mengakui arus lalu lintas sempat tersendat sesaat akibat luapan air ini.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Zainuddin
istimewa
Kondisi air di Sungai Juki, Desa Capung, dan Desa Tejosari saat puncak hujan deras pada pukul 16.00 WIB. 

SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Hujan deras yang mengguyur kawasan Purwodadi-Purwosari, Pasuruan membuat sungai Juri yang berada di sepanjang Jalan Raya Purwodadi-Malang meluap, Kamis (5/1/2017) sore.

Dampaknya, satu-satunya jalan menuju Malang dan Surabaya di Desa Capang dan Desa Tejosari  terputus akibat luapan air.

Sejumlah kendaraan dari Malang dan Sureabaya terpaksa berhenti. Informasi yang dihimpun SURYAMALANG.COM, kejadian itu bermula saat hujan deras mengguyur Purwodadi sejak siang. Setelah itu, air mendadak meluap.

Belum diketahui pasti penyebab meluapnya air di sungai ini. Air meluber ke Jalan Raya dan membuat arus lalu lintas sempat terhenti beberapa saat. Bahkan, arus lalu lintas dari dua arah sempat lumpuh.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Bakti Jati Permana menyebutkan dugaan sementara, air yang meluber ke jalan raya ini dampak dari derasnya hujan.

“Kami belum tahu pasti. Kemungkinan besar karena derasnya hujan sehingga air meluap dan meluber ke jalan raya,” kata Bakti.

Dia menjelaskan meluapnya sungai Juri ini tidak berpotensi menimbulkan banjir bandang atau skala besar. Menurutnya, luapan ini juga tidak sampai masuk ke rumah warga.

Namun, rumah berada di dekat saluran memang sempat kena dampaknya, meskipun tidak terlalu parah.

“Dampaknya memang langsung ke jalan raya Purwodadi–Purwosari,” terangnya.

Bakti menjelaskan ketinggian maksimal air saat puncaknya mencapai 30–40 sentimeter. Saat itu intensitas air mencapai 127 mm/ jam. Normalnya berkisar di angka 30 mm/jam.

“Arusnya sangat kuat dan deras sekali. Makannya, tadi banyak kendaraan yang tidak berani menerobos luapan air,” paparnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Evon Fitrianto membantah arus lalu lintas sempat terputus. Namun, dia mengakui arus lalu lintas sempat tersendat sesaat akibat luapan air ini.

“Memang macet, tapi jalan bukan lumpuh. Tetap bisa dilalui. Akan tetapi, kendaraan yang melintas harus hati – hati dan berjalan pelan, sebab arusnya cukup kuat,” kata Evon.

Menurutnya, saat ini arus lalu lintas dari dua arah sudah normal.

“Kami sudah buka arus lalu lintasnya. Sudah tidak macet seperti tadi. Arus lalu lintas sudah normal, tidak ada kepadatan. Kami di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas,” imbuhnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved