Nasional

Meregang Nyawa di Kendaraan, Inilah Kronologi Tewasnya 3 Bonek Karena Miras

Di Pusakanagara, mereka dijemput Singgih, aktivis Viking Kecamatan Compreng, Subang

Editor: Aji Bramastra
Tribunnews/istimewa
Foto yang beredar di WhatsApp, Sabtu (7/1/2016), terkait tewasnya tiga orang suporter pendukung Persebaya, atau Bonek. 

SURYAMALANG.COM - Suporter Persebaya Surabaya yang dikenal dengan sebutan Bonek meninggal di Pagedan,Subang, Jawa Barat.

Tiga dari 21 suporter itu meregang nyawa saat perjalanan menuju Bandung untuk mendatangi lokasi kongres tahunan PSSI yang diselenggarakan di kota tersebut pada Minggu (8/1/2017).

Ketiganya diduga tewas karena pengaruh minuman keras.

"Ketiga korban tewas diduga overdosis setelah sebelumnya menenggak minuman keras berkadar alkohol 70 persen dicampur air soda dan air kelapa muda," kata Kepala Polsek Pagaden, Komisaris Sirat Harsono, kepada awak media, Sabtu malam, (7/1/2017).

Dikutip dari SuperBall.id, ketiga Bonek yang meninggal tersebut adalah Brian Adam Firdaus (17), Rudi (23), dan Hasrul alias Foka (22).

Kasus kematian tiga bonek tersebut kini ditangani bersama oleh penyidik Polsek Pagaden dan Satreskrimum Polres Subang.

Berikut kronologi kejadiannya :
Sebanyak 21 bonek berangkat dari Surabaya pada Rabu (4/1/2017) dengan menumpang kendaraan roda empat gratis melalui jalur utama Pantai Utara (Pantura) Cirebon.

Pada Jumat (6/1/2017), rombongan bonek sampai di Pantura Pusakanegara, Subang.

Di Pusakanagara, mereka dijemput Singgih, aktivis Viking Kecamatan Compreng, Subang yang sebelumnya sudah berkomunikasi dengan rombongan bonek.

Selanjutnya mereka menginap di rumah Singgih.

Pada Jumat (6/1/2017) malam, saat menginap di rumah Singgih, rombongan bondo nekat tersebut melangsungkan perjamuan minuman keras berkadar alkohol 70 persen dengan campuran sprite dan air kelapa muda.

Selepas acara perjamuan miras di rumah Singgih itu, tak ada gelagat apa-apa.

Pada Sabtu (7/1/2017) pagi, mereka melakukan perjalanan dari Compreng menuju Bandung dengan mobil bak terbuka bersama Singgih.

Sesampainya di Jalan Raya Pagaden, sebagian dari rombongan bonek tersebut ada yang pingsan, bahkan meninggal di atas kendaraan yang mengangkutnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved