Kamis, 30 April 2026

Malang Raya

Gara-Gara Kencani Gadis Usia 14 Tahun, Duda Satu Anak Ini Masuk Bui, Lho Kok Bisa?

Pasalnya, orang tua Rara justru melaporkan Sugik dengan tudingan mencabuli Rara. Sugik pun harus menjalani proses hukum karena laporan tersebut.

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
Sugiono (23) saat akan diperiksa UPPA Polres Malang karena mencabuli kekasihnya. 

SURYAMALANG.COM, SUMBERMANJING WETAN - Niat Sugiono (23) alias Sugik, warga Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupatena Malang untuk menikahi kekasihnya, Rara (14) nama samaran, harus kandas.

Pasalnya, orang tua Rara justru melaporkan Sugik dengan tudingan mencabuli Rara. Sugik pun harus menjalani proses hukum karena laporan tersebut. Awalnya Sugik dan Rara kenalan lewat SMS.

Juni 2016 untuk pertama kali keduanya bertemu langsung. Bulan Oktober keduanya sepakat untuk pacaran.

“Awalnya dia (Rara) yang menghubungi saya lewat SMS. Ada teman yang memberikan nomor saya ke dia,” ucap Sugik di Mapolres Malang, Kamis (12/1/2017).

Sayangnya, Sugik berbuat kelewatan kepada kekasihnya. Duda satu anak ini malah mengajak Rara yang masih anak-anak ini bersetubuh. Tiga kali perbuatan tidak senonoh tersebut dilakukan di rumah Sugik.

Sekali di rumah Rara saat sepi, dan sekali di rumah tetangga Rara yang kosong. Akibatnya siswi kelas VII SMP ini hamil. Mengetahui kekasihnya hamil, Sugik berniat menikahi Rara secepatnya.

“Saya sudah menghadap ibunya (Rara) dan dia sepakat kami akan segera menikah. Keluarga saya juga setuju kami menikah,” tutur Sugik.

Namun ayah Rara menentang rencana pernikahan Sugik dengan Rara. Ayah dan ibu Rara memang sudah bercerai sejak lama. Sang ayah tidak terima anaknya dicabuli oleh Sugik.

Diam-diam Sugik dilaporkan ke polisi. Sebenarnya Sugik dan Rara akan melangsungkan pernikahan Senin (16/1/2016).

Namun atas dasar laporan ayah Rara, polisi dari Mapolres Malang menangkap Sugik, Rabu (11/1/2017).

“Bapaknya tidak setuju kami menikah. Sekarang pacar saya dibawa sama bapaknya. Saya tidak bisa menghubunginya lagi,” keluh Sugik. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved