Blitar
Mahasiswa Salat Gaib dan Bakar Keranda di Depan Gedung DPRD Kabupaten Blitar, Ini Pemicunya
Demonstran mereka juga membentangkan berbagai poster berisi kecaman terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap tak pro rakyat tersebut.
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, BLITAR – Mahasiswa yang bergabung dalam Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar demo di depan gedung DPRD Kabupaten Blitar, Kamis (12/1/2017) siang.
Para mahasiswa memprotes kebijakan pemerintah yang telah menaikkan berbagai pajak, seperti pajak kendaraan bermotor, tarif listrik, dan BBM.
Dalam aksinya, para mahasiswa berorasi di depan pagar gedung dewan. Demonstran mereka juga membentangkan berbagai poster berisi kecaman terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap tak pro rakyat tersebut.
“Kami kecewa dengan kebijakan Presdien karena menaikkan berbagai pajak dan tarif listrik serta BBM. Kami minta kebijakan itu direvisi agar tak memberatkan rakyat,” kata Miftakhul Ulum, koordinator aksi dalam orasinya.
Dia juga minta dewan menyuarakan aspirasinya ini agar didengar pemerintah pusat. Karena tidak ada anggota dewan yang menemui, demonstran melakukan salat gaib di depan keranda bertuliskan Joko Widodo. Itu dianggap simbol kematian seorang pemimpin.
Usai salat gaib, demonstran langsung membakar keranda tersebut. Namun, saat api berkobar, petugas langsung membubarkan aksi demo itu. Demonstran pun langsung membubarkan diri.
“Kami sempat membubarkan mereka karena tidak tertib saat menyampaikan aspirasi,” kata AKP Hari Sutrisno, Kasatsabhara Polres Blitar.