Malang Raya
MCW Minta KPU Masukkan Materi Korupsi Dalam Debat Kandidat Pilkada Kota Batu
Paslon hanya mengusung pencegahan korupsi, namun tidak secara jelas dijabarkan langkahnya setelah terpilih. Padahal, korupsi telah terjadi.
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Malang Corrution Watch (MCW) minta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu memasukkan materi korupsi dan penyelematan sumber mata air dalam debat publik Pilkada.
Sebab, dalam debat publik pertama , KPU tidak menyentuh pemberantasan korupsi dan upaya penyelematan sumber mata air.
Koordinator Pemantau Pilkada MCW, Mayedha Adifirsta menjelaskan tidak adanya visi misi yang menyentuh penyelamatan sumber mata air sangat memprihatinkan. Hal itu sebagai wujud tidak adanya kepedulian pasangan calon )paslon) terhadap penyelamatan lingkungan. Visi misi paslon hanya sebuah tawaran semu bagi rakyat.
“Apalah artinya berbagai program pembangunan kalau tidak peduli terhadap pelestarian sumber mata air,” ucap Mayedha, Kamis (12/1/2017).
Begitu pula terkait korupsi. Tidak ada satu pun visi misi paslon yang secara jelas akan memerangi korupsi.
Paslon hanya mengusung pencegahan korupsi, namun tidak secara jelas dijabarkan langkahnya setelah terpilih. Padahal, korupsi telah terjadi di Kota Batu, dan tersangkanya telah dijatuhi hukuman di Pengadilan Tindak Pindana Korupsi (Tipikor).
Namun, masih banyak kasus korupsi yang belum tersentuh penegak Hukum.
“Kami sesalkan kondisi seperti itu. Kami minta KPU memasukkan tema korupsi dalam debat kandidat Pilkada sehingga rakyat bisa tahu calon pemimpinya paham korupsi atau tidak,” tandas Mayedha.
Sementara itu, Komisioner KPU Kota Batu, Mardiono mengaku tidak bisa langsung memenuhi permintaan MCW tersebut. Permintaan MCW tersebut akan dibawa dalam rapat pleno.
“Kami bicarakan dengan komisioner dan pembuat materi debat kandidat nanti,” tutur Mardiono.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/debat-pilkada-kota-batu_20161210_204039.jpg)