Sabtu, 9 Mei 2026

Malang Raya

Memancing Bukan Hanya Buang Waktu dan Tenaga, Ini Manfaatnya

M Amar Fahrudin mengaku sangat senang bisa memancing ikan bersama kawan-kawannya. Dia baru pertama kali memancing ikan.

Tayang:
Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Anak yatim dari Bumiayu, Kedungkandang, Kota Malang memancing bersama di Kolam Pancing MM, Minggu (15/1/2017). 

SURYAMALANG.COM, KEDUNGKANDANG - Keceriaan tampak di wajah anak-anak berusia antara 7-12 tahun di Kolam Pancing Mabuk Mancing (MM), Kedungkandang, Kota Malang, Minggu (15/1/2017).

Sambil ditemani anggota keluarganya, 36 anak yatim dari Bumiayu ini senang dan menikmati memancing di kolam pancing tersebut.

Wajahnya terlihat semakin girang saat kailnya dimakan ikan.

“Hore, strike! Angkat… Angkat,” kata seorang anak yatim yang ikut memancing.

Tidak lama kemudian anak lain juga berhasil mendapat ikan. Para anak yatim ini berlomba mendapat ikan terlebih dahulu.

Namun, ikan itu harus dilepas kembali ke kolam pancing. Sebelum melepas ikan, ada anak yatim yang berfoto dengan ikan hasil pancingannya.

Seorang anak yatim, M Amar Fahrudin (9) mengaku sangat senang bisa memancing ikan bersama kawan-kawannya. Dia baru pertama kali memancing ikan. Jadi dia baru tahu cara memancing yang benar.

“Awalnya tidak tahu cara memegang kail. Saat pas dapat ikan, ternyata sangat berat. Tapi seru karena adu cepat dapat ikan,” kata Amar.

Hal senada juga diungkapkan Siti Munawaroh (7). Meskipun tidak dapat ikan, dia tetap menimkati kegiatan ini.

“Tidak apa-apa tidak dapat ikan. Saya senang belajar memancing,” kata Munawaroh.

Kegiatan ini diadakan oleh komunitas mancing Mancing Mania Malang Raya (M3R), Iwak Gede, dan Suka Macing Surabaya. Ini merupakan kegiatan kedua yang melibatkan anak yatim untuk berbagi dan beramal.

Ketua M3R, Sugeng Purnomo mengatakan selama ini orang menganggap memancing hanya membuang waktu dan menguras tenaga. Dia ingin menghilangkan stigma itu. Banyak manfaat dan pelajaran yang diperoleh saat memancing.

“Melatih kesabaran, dan melatih strategi bisa mendapat ikan. Itu yang kami ajarkan kepada anak-anak. Daripada mengisi waktu luang dengan hal  negatif, kami giring anak-anak melakukan hal positif,” kata Sugeng.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved