Senin, 4 Mei 2026

Malang Raya

Induk Sapi Potensi Bunting Kembar Bisa Dideteksi Sejak Dini, Seperti Ini Caranya

Untuk mengetahui induk sapi memiliki potensi kembar, ada penanda gennya, yaitu gen pengendali lahir kembar, dan gen pengendali rerata kebuntingan.

Tayang:
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Peneliti Universitas Negeri Malang (UM), Prof Dr agr Muhamad Amin MSI. 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Peneliti Universitas Negeri Malang (UM), Prof Dr agr Muhamad Amin MSI akan membuat kit tes DNA untuk induk sapi yang berpotensi melahirkan anak kembar. Tes ini tidak harus menunggu sapi bunting.

Seperti manusia yang juga kemungkinan memiliki gen kembar. Sapi pun demikian. Caranya bisa menelusuri ‘sejarah’ induknya. Sehingga anak-anaknya berpotensi bisa melahirkan sapi kembar.

“Saya akan memilih sapi lokal untuk konservasi,” jelas Amin, Kamis (19/1/2017).

Untuk mengetahui induk sapi memiliki potensi kembar, ada penanda gennya, yaitu gen pengendali lahir kembar, gen pengendali rerata kebuntingan, gen untuk jumlah implantasi, berat lahir, dan rerata ovulasi.

Cara kerja kit tes DNA-nya seperti tes darah. Pria yang juga Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Bidang Lingkungan Hidup dan Manajemen Bencana Alam LP2M UM ini menyebutkan alat tes DNA ini memudahkan pengembangan program twinning di Indonesia.

Sehingga nantinya kelahiran kembar bisa dijadikan cara meningkatkan produktifitas induk dan produksi daging nasional.

“Saya ingin membantu masyarakat peternak untuk menemukan cara memperbanyak ternaknya,” papar pria yang aktif di Dewan Pendidikan Kota Malang ini.

Dia menambahkan jika ditemukan sapi betina potensi kembar maka peternak terus memeliharanya.

“Dengan melahirkan kembar, maka sekali memelihara dan mendapatkan efisiensi reproduksi alamiah,” tutur Amin ketika ditemui di kantornya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved