Malang Raya
KPPU Duga Ada Permainan Dalam Distribusi Cabai dan Daging Sapi
Menurutnya, barang tersebut melimpah ruah di tingkat produsen. Namun harga di pasar masih sangat tinggi.
Penulis: David Yohanes | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) menilai kenaikan harga cabai dan daging sapi belakangan masuk kategori tidak wajar. Diduga ada pelaku usaha di bidang distribusi yang sengaja memainkan harga.
Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Hukum, Humas dan Kerjasama, Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU), Dendy R Sutrisno kepada wartawan, Minggu (29/1/2017).
Menurutnya, barang tersebut melimpah ruah di tingkat produsen. Namun harga di pasar masih sangat tinggi.
“Selama ini kami terkendala proses distribusi. Kurangnya pelaku usaha di jalur distribusi ini disinyalir memang disengaja dan dikuasai beberapa segelintir pelaku usaha,” ujar Dendy.
Sebenarnya kondisi tersebut hanya menguntungkan distributor. Sedangkan petani dan konsumen sama-sama menjadi korban. Tingginya harga tidak pernah dirasakan petani selaku produsen.
Sedangkan konsumen semakin diberatkan karena harus membeli dengan harga yang mahal. Makanya, KPPU mendesak pemerintah melakukan perbaikan pasar. Secara khusus memotong jalur distribusi barang.
“Kami mendorong pelaku usaha di jalur distribusi. Kalau pelaku usaha semakin banyak, harga bisa ditekan. Kasihan petani dan konsumen jika terus seperti ini,” tandas Dendy.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kepala-biro-hukum-humas-dan-kerjasama-komisi-pengawasan-persaingan-usaha-kppu-dendy-r-sutrisno_20170129_193305.jpg)