Malang Raya
Berlatar Belakang Pendidikan Ekonomi, Agus Gunarto Bisa Temukan Bio 3 in 1
Pria berlatar belakang pendidikan S1 dan S2 ekonomi ini menegaskan hak cipta itu bukan untuk mencari uang.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, SUKUN - Agus Gunarto terus menyosialisasikan temuannya bio 3 in 1 ke sekolah di Kota Malang hingga ke Laos. Karya itu dibuat pada akhir 2015.
Menurut peraih Kalpataru ini, dia bersama Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Malang ke Laos pada 2016. Dia menyasar SD di Laos.
“Memang belum pernah ada biopori di Laos,” kata Agus usai memberi materi kepada kepala sekolah dan guru di SDN Tanjungrejo 5 Kota Malang, Selasa (31/1/2017).
Dosen ITN dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini sedang mematenkan penemuannya.
“UMM yang mengurus patennya. Biayanya hak paten kan mahal,” papar Agus.
Pria berlatar belakang pendidikan S1 dan S2 ekonomi ini menegaskan hak cipta itu bukan untuk mencari uang.
“Saya tidak perlu penghargaan banyak. Ini lebih pada bagaimana mau berbuat dengan pola berpikir murah, ada bahannya, dan bermanfaat untuk orang banyak,” tutur Agus.
Selain bisa menampung genangan air, bio 3 in 1-nya juga bisa juga untuk membuat kompos dan beternak cacing untuk kosmetik.
“Namun, untuk cacing kosmetik, harus diberi bibitnya,” kata Agus.
Meski pendidikannya berlatar belakang ekonomi, namun ia memiliki passion di bidang lingkungan. Namun, ilmu ekonominya juga berguna, yaitu untuk menggerakkan masyarakat.