Senin, 11 Mei 2026

Kediri

Satpol PP Kota Kediri Robohkan Dapur Milik Warga, Begini Reaksi Pemilik Rumah

Pembongkaran rumah ini sempat mengejutkan penghuninya. Pemilik rumah mengaku belum diberitahu tanggal pembongkaran.

Tayang:
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
Bangunan di bantaran Sungai Brantas setelah dirobohkan petugas, Kamis (2/2/2017). 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Satpol PP Kota Kediri bersama Jasa Tirta membongkar rumah ilegal di Bantaran Sungai Brantas, Kamis (2/2/2017). Sasaran yang dibongkar tahap awal ini berada di Kelurahan Semampir, Kota Kediri.

Petugas telah merobohkan belasan bangunan ilegal yang dibangun di tanah bantaran sungai. Termasuk sebagian bangunan dapur yang berada di bantaran telah dirobohkan.

Pembongkaran rumah ini sempat mengejutkan penghuninya. Pemilik rumah mengaku belum diberitahu tanggal pembongkaran.

“Dulu memang sudah pernah dapat surat untuk membongkar. Tapi tidak disebutkan batas waktunya. Makanya warga minta penangguhan untuk dibongkar sendiri,” ungkap Ari Susanto (40), seorang penghuni kepada SURYAMALANG.COM.

Warga mengaku tidak siap melakukan pembongkaran. Meski diminta untuk  penangguhan, namun petugas tetap membongkar dengan mengerahkan excavator.

Namun tidak seluruh bangunan rumah dibongkar total. Tim pembongkaran hanya merobohkan dapur. Petugas hanya merobohkan rumah yang sudah kosong.

Ada puluhan bangunan rumah tembok dan semi permanen yang rencananya dibongkar total di Kelurahan Semampir. Rumah ini masuk areal bantaran sungai.

Warga minta tenggang waktu minimal setahun untuk membongkar dan mencari tempat tinggal di lokasi baru.

“Dari hitungan kami, ada sekitar 70 rumah yang masuk bantaran sungai,” ungkapnya.

Warga lainnya, Eni berharap Pemkot Kediri membantu warga mendapat tempat tinggal setelah digusur dari bantaran sungai.

“Mayoritas warga tidak siap kalau digusur sekarang,” kata Eni.

Petugas tidak sempat memutus selang pipa air dari mesin pompa. Akibatnya aliran air terus mengucur tanpa kendali.

Warga tidak melawan saat petugas melakukan penggusuran. Untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, belasan personel Satpol PP dan petugas Jasa Tirta mengawal alat berat.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved