Sportarema

Seni Bela Diri Muay Thai dan Brazilian Jiu-Jitsu Bisa Dikolaborasikan, Seperti Apa Ya Jadinya?

semisal saat bertarung melakukan gerakan double leg take down, masuk menuju side control, maka mengunci leher lawan menggunakan side choke

Seni Bela Diri Muay Thai dan Brazilian Jiu-Jitsu Bisa Dikolaborasikan, Seperti Apa Ya Jadinya?
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Latihan Muay Thai dan Brazilian Jiu-Jitsu (BJJ) 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Olah raga seni bela diri Muay Thai dan Brazilian Jiu-Jitsu (BJJ) di Kota Malang, saat ini mulai berkembang pesat. Apalagi saat ini banyak wanita yang mulai mengikuti kegiatan ini meskipun tidak banyak jumlahnya.

Pelatih dan owner Warrior Warrior MAX Metino Martial Arts and Defense Academy Malang, Henry Kusuma Lukito (27) mengatakan Muay Thai olah raga seni bela diri dari Thailand ini sudah lama masuk di Indonesia. Namun yang baru berkembang dan mungkin masih tabu di masyarakat ialah BJJ. Sering kali, dalam latihan, menyatukan gerakan antara Muay Thai dan BJJ.

Ia menjelaskan, Muay Thai gerakannya menggunakan delapan anggota tubuh. Yakni Tinju Kiri Kanan, Sikut Kiri Kanan, Lutut Kiri Kanan, dan Tungkai Kiri Kanan.

Melakukan gerakan Muay Thai terkesan keras, karena sifat dari setiap teknik gerakannya menghantam, adu otot, adu tenaga, dan adu tulang. Sementara BJJ, merupakan gerakan perpaduan antara teknik keras dan lembut.

“Gerakan BJJ ini ada saatnya kita harus keras, ada saatnya juga kita harus keras. Dan gerakan BJJ ini menggunakan strategi. Karena seorang praktisi, ketika bertarung menggunakan strategi bagaimana mengalahkan lawan dengan berbagai Plan. Semisal plan A gagal, lakukan plan B. Begitu juga jika plan B gagal, lakukan plan C. tidka menutup kemungkinan kembali lagi ke Plan A atau B. Jadi saling menyambung dan berputar,” terang dia sembari mempraktekkan gerakan, Kamis (2/2/2017).

Ia mencontohkan gerakan BJJ. Yakni semisal saat bertarung melakukan gerakan double leg take down, masuk menuju side control, maka mengunci leher lawan menggunakan side choke.

Tetapi gagal, karena lawan mengelak, maka yang bisa dilakukan ialah menahan pergerakan lawan dari posisi itu dengan posisi north and south. Begitu juga seterusnya, sehingga bagi seorang praktisi harus bisa melihat pergerakan lawan dan menentukan gerakan yang pas untuk mengalahkan lawan.

“Jadi orang yang mempelajari teknik BJJ ini kaya rencana dan strategi. Karena memanfaatkan tenaga lawan, kapan harus menyerang dengan keras, kapan juga harus menyerang dengan lembut. Bahkan, BJJ ini bisa membuat lawan pingsan tanpa kesakitan. Karena menghentikan oksigen ke otak. Yakni semisal garakan Mata Leao/leo. Gerakan ini mencekik dari belakang lawan,” tutur dia.

Perpaduan antara gerakan Muay Thai dan BJJ bisa digabung saat bertarung. Seseorang bisa menggunakan teknik Muay Thai dan BJJ. Henry mencontohkan teknik gerakan perpaduan Muay Thai dan BJJ. Misalnya, gerakan Muay Thai yakni Jab, Cross, Sikut Depan, Muay Thai Clinch, berpindah ke standing baseball choke lalu gagal, karna lawan kuat menahan, maka yang dilakukan ialah, turunkan kepala lawan ke bawah lanjutkan dengan standing guilotine choke.

Namun, si lawan masih bisa bertahan, untuk mmpertajam cekikan ini tambahkan gerakan flying full guard position. Maka lawan akan jatuh berlutut, dan lawan akan kesulitan, maka disitulah peluang untuk melakukan cekikan lebih rapat.

Hanry mengungkapkan, teknik atau cara melatih untuk kedua jurus ini tidak instan. Yang harus dilakukan ialah memulai dari awal, yakni gerakan berdiri, berjalan, melamgkah, jalan cepat, lari, hingga sprint (lari cepat).

Untuk perlakuan dirinya sebagai pelatih, ia mengajarkan teknik Muay Thai ini kepada wanita lebih dengan lemah lembut namun tetap tegas. Karena secara fisik, mental, dan kekuatan berbeda dengan laki-laki.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved