Malang Raya

Wanita Juga Suka Muay Thai, Alasannya Bisa Bikin Kaum Pria Kagum Lho

Fernanda Adhynelin (22) mengaku ikut olahraga ini secara privat karena bisa lebih fokus. Jadi dia lebih nyaman dan bisa membagi waktu.

Wanita Juga Suka Muay Thai, Alasannya Bisa Bikin Kaum Pria Kagum Lho
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Latihan Muay Thai dan Brazilian Jiu Jitsu (BJJ) di Sington Muay Thai dan Mixed Martial Arts (MMA), Jalan Bendungan Sutami, Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Tempat latihan Muay Thai dan Brazilian Jiu Jitsu (BJJ) di Kota Malang, Sington Muay Thai dan Mixed Martial Arts (MMA) sering menerima permintaan latihan secara privat.

Pelatih di Sington Muay Thai dan MMA, Aris Fari Kusuma mengatakan mayoritas memang minta dilatih secara privat. Termasuk bagi kaum hawa.

Dia mengatakan permintaan privat karena berbagai alasan, seperti ingin lebih bisa mendalami gerakan Muay Thai. Ada juga yang karena ingin fokus, dan mengurangi risiko cedera.

“Banyak yang lebih nyaman secara privat. Karena kalau ikut reguler kurang fokus gerakan Muay Thai-nya. Lebih bisa bertanya secara langsung dengan pelatihnya,” kata Aris, Kamis (2/2/2017).

Aris juga mengakui kalau Muay Thai mulai diminati para wanita, terutama yang sudah menikah. Para kaum hawa ini beralasan olahraga ini bisa menguruskan badan.

Namun, dia tetap mengajarkan gerakan yang membuat wanita itu bisa reflex ketika berada dalam situasi bahaya. Selain itu, dia memastikan jika wanita tidak diarahkan menjadi fighter (petarung), sebab olahraga ini memiliki gerakan yang menimbulkan efek terhadap kesuburan wanita.

“Saya arahkan jangan dan tidak. Karena banyak gerakan berbahaya bagi alat vital lelaki maupun wanita. Untuk gerakan, pasti diajarkan semua agar saat menemukan bahaya, bisa langsung melindungi diri,” tambahnya.

Ada sekitar 85 orang yang aktif di Sinton Muay Thai dan MMA, di Jalan Bendungan Jati Gede.

Sementara itu, anggota wanita Muay Thai Privat di Kota Malang, Fernanda Adhynelin (22) mengaku ikut olahraga ini secara privat karena bisa lebih fokus. Jadi dia lebih nyaman dan bisa membagi waktu.

“Bisa tanya tanya langsung kepada coach. Selain itu, juga lebih detail ketika ada gerakan pukulan low kick, middle kick, atau gerakan pukulan lainnya,” kata Fernanda.

Mahasiswi Universitas Brawijaya (UB) Jurusan Agribisnis ini ikut Muay Thai sejak September 2016. Menurutnya, olahraga ini juga untuk pertahanan diri ketika ada tindak kejahatan.

“Sambil olahraga juga. Cewek kan butuh bentuk tubuh juga, dan menurunkan berat badan. Itu alasan saya ikut Muay Thai,” imbuhnya.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved