Nganjuk

Memprihatinkan, Akibat Tumor di Wajahnya, Warga Miskin Asal Nganjuk Ini Sulit Beraktivitas

Daging di wajahnya membuat Purwanto sulit melihat sehingga kepalanya harus diikat dengan kaos agar matanya tidak semakin tertutup kulit wajahnya.

SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, NGANJUK – Kondisi Purwanto (35) semakin memprihatinkan. Akibat tumor di wajahnya, dia sulit untuk beraktivitas secara normal.

Penyakit warga Desa Mungkung, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk ini belum pernah mendapat penanganan medis.

“Purwanto tidak memiliki KTP sehingga tidak bisa mengakses penjaminan kesehatan dari pemerintah,” ungkap Arif Witanto, Koordinator Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Jatim, Jumat (3/2/2017).

Arif mengungkapkan tumor di wajah Purwanto mulai tumbuh saat berusia sekitar 14 tahun. Lambat laun tumor itu membuat wajahnya rusak karena benjolan kulitnya itu tumbuh menggelambir.

Setiap harinya Purwanto tinggal bersama ibunya yang biasa disapa Mbok Tanem. Ayahnya, Pardi yang juga menderita kelainan kulit telah meninggal belum lama ini. Keluarga ini tinggal di rumah sederhana seukuran 6 x 4 meter.

Daging di wajahnya membuat Purwanto sulit melihat sehingga kepalanya harus diikat dengan kaos agar matanya tidak semakin tertutup kulit wajahnya.

Purwanto biasa dipanggil dengan Pur Blibis. Selain menderita tumor wajah, dia juga hidup dalam keterbatasan.

“Dari penjelasan tetangganya, awalnya Purwanto terlahir normal. Kemudian  muncul benjolan-benjolan kecil di seluruh tubuhnya, termasuk di wajahnya,” jelasnya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved