Rabu, 13 Mei 2026

Madura United

Gabung Madura United, Dane Milovanovic Masih Kena Sanksi FIFA, Ini Harapannya . . .

Saat itu klub yang dibela Dane ialah South Melbourne dan harus tersingkir setelah dikalahkan Olympia FC 2-1.

Tayang:
Penulis: Dya Ayu | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Dya Ayu
Dane Milovanovic (biru), pemain Madura United yang masih menjalani sanksi dari FIFA dan tidak boleh berlaga. 

SURYAMALANG.COM, PAMEKASAN - Kabar Dane Milovanovic gabung dengan Madura United di saat dirinya masih menjalani sanksi dari FIFA, kini menemui titik terang.

Hal ini disampaikan Dane di sela-sela latihannya bersama Madura United. Menurutnya manajemen Madura telah melakukan konsultasi dengan PSSI terkait hukumannya dan dirinya mengaku tinggal menuntaskan sanksi larangan tampil di delapan laga.

Untuk itu dirinya menegaskan bahwa dirinya telah sah dan pasti dikontrak oleh Laskar Sape Kerrap di musim ini.

"Untuk musim ini saya sudah mendapatkan kontrak dengan Madura United. Soal saya mulai kapan akan bermain, jika masa suspensi saya sudah selesai saya akan bermain lagi," kata Dane Milovanovic, Sabtu (4/2/2017).

Terkait sanksinya, Dane menjelaskan bahwa berdasarkan keputusan komisi disiplin FIFA, dirinya masih harus menjalani sanksi larangan bermain di 12 laga kompetisi resmi, baik di liga maupun Piala.

Namun Dane menyatakan bahwa, Haruna dkk sudah berkonsultasi dengan PSSI terkait hukumannya tersebut, sehingga saat ini dirinya masih akan absen dalam beberapa laga ke depan.

"Sebenarnya saya mendapatkan sanksi absen 12 laga, namun empat di antaranya sudah saya lalui dengan klub saya di Australia. Untuk sisanya saya pikir itu tidak masalah, dan saya harus hormat kepada manajemen, karena mereka masih mengontrak saya. Di Piala Presiden saya juga tidak main, karena bisa jadi itu nanti menjadi ajang resmi PSSI sebelum menyambut liga," jelas Dane pada beberapa wartawan.

Diberitakan sebelumnya, Dane Milovanovic mendapatkan sanksi dari federasi sepak bola Australia (FFA) pada 2 Oktober 2015 akibat sikap tak sportif kepada wasit di laga perempat-final National Premier Leagues atau setara dengan Liga 2, 19 September 2015 silam.

Saat itu klub yang dibela Dane ialah South Melbourne dan harus tersingkir setelah dikalahkan Olympia FC 2-1.

Kekalahan tersebut menjadi laga terakhir South Melbourne di ajang resmi pada musim 2015. Mereka sudah tersingkir di babak 32 besar Piala FFA pada 29 Juli 2015, karena kalah adu penalti dari Palm Beach.

Sanksi FIFA, atas permintaan FFA, kepada Milovanovic berlaku mulai 8 Desember 2015, dan tidak berlaku di laga uji coba maupun turnamen pramusim.

Dirinya menambahkan bahwa meski saat ini dirinya tidak akan berlaga di Piala Presiden namun dirinya tetap menjalani latihan bersama dengan rekan setimnya.

"Saya tetap latihan. Porsi latihan saya juga sama dengan pemain lain meski saya tidak bertanding," tambah Dane.

Sebelumnya disampaikan Presiden Madura United Achsanul Qosasi bahwa keinginan untuk kembali mengajak Dane ini karena alasan Madura mengalami kesulitan mencari pemain Asia.

"Mencari pemain asing Asia saat ini agak sulit. Pengalaman awal tahun lalu yang harus menyeleksi empat pemain sebelum akhirnya memilih Dane Milovanovic adalah pengalaman yang harus membuat tim hati-hati dalam memilih pemain. Saat ini klub memastikan untuk memanggil kembali Dane," kata Achsanul, beberapa waktu lalu.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved