Jumat, 10 April 2026

Malang Raya

Ini Lokasi dan Bangunan yang Diduga Cagar Budaya Baru di Kota Malang

Tiga titik yang sudah terhimpun adalah Makam Mbah Honggo di daerah Talun, Gedung Nadhlatul Ulama (NU) di Jalan Jagalan, dan bangunan Rumah Mode

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Aflahul Abidin
Bangunan Omah Mode di Jalan Suropati, Kecamatan Klojen, Kota Malang, menjadi satu dari tiga bangunan yang diduga cagar budaya baru. Bangunan ini akan diusulkan mendapat nomor registrasi resmi cagar budaya 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang mulai mendata tiga bangunan yang diduga cagar budaya baru . Bangunan-bangunan ini akan diusulkan kepada tim ahli cagar budaya nasional untuk ditetapkan menjadi bangunan cagar budaya.

Tiga titik yang sudah terhimpun adalah Makam Mbah Honggo di daerah Talun, Gedung Nadhlatul Ulama (NU) di Jalan Jagalan, dan bangunan Rumah Mode di Jalan Untung Suropati. Bangunan tersebut sudah pernah disurvei oleh tim dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Januari lalu.

"Kami usulkan dulu aset-aset heritage. Nanti bangunan itu akan dianalisis dan dirapatkan menjadi bangunan cagar budaya oleh tim ahli," kata Kepala Disbudpar Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni, Sabtu (4/1/2017).

Ia mengatakan, Kota Malang juga sudah memiliki tim ahli cagar budaya yang akan menghimpun bangunan-bangunan lain yang diduga cagar budaya. Selain bangunan, tim ini juga akan menghimpun benda-benda lain yang diduga cagar budaya dan tersebar di beberapa titik bekas kerajaan di kota ini.

"Tiga yang sudah didatangi itu adalah respons dari surat masyarakat sekitar sana ke kami," imbuh Ida Ayu. Apabila bangunan-bangunan tersebut pada akhirnya terbukti sebagai cagar budaya, pihaknya akan mendaftarkannya untuk mendapat nomor registrasi dari kementerian.

Selain peninggalan bangunan diduga cagar budaya, Disbudpar juga menerima surat dari masyarakat untuk situs-situs peninggalan yang disebut memiliki nilai sejarah. Antara lain situs di Watu Gong, Kauman, dan Merjosari.

"Kami akan gali lebih dalam lagi. Banyak peninggalan yang pusatnya di sana," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved