Kediri
PDIP Kabupaten Kediri : Harus Ada Tindakan Tolak Radikalisme dan Khilafah
Islam yang berkembang di Indonesia merupakan Islam Nusantara. Apalagi di Indonesia terdiri berbagai suku dan agama di bawah Bhineka Tunggal Ika
Penulis: Didik Mashudi | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Kalangan partai politik di Kabupaten Kediri mendukung upaya elemen masyarakat yang menolak paham radikalisme dan khilafah. Karena keduanya tidak sesuai dengan Pancasila.
"Harus ada tindakan langsung bersama-sama dari masyarakat untuk menghapus dan menolak paham radikalisme dan khilafah di Indonesia," tandas Sulkani, Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Kediri, Sabtu (4/2/2017).
Dijelaskan Sulkani, Islam yang berkembang di Indonesia merupakan Islam Nusantara. Apalagi di Indonesia terdiri berbagai suku dan agama di bawah Bhineka Tunggal Ika.
"Kami berharap tidak ada lagi khilafah yang berdiri di Indonesia. Semua elemen masyarakat bersatu bahwa Indonesia adalah NKRI harga mati dan Pancasila adalah ideologi bangsa," tandasnya.
Sementara Munasir Huda, Ketua GP Ansor Kabupaten Kediri mengaku kalangan generasi muda sempat resah ketika menghadapi paham radikalisme sendirian.
"Kami perlu menggandeng elemen lain didukung parpol karena kami tidak mampu menghadapi persoalan bangsa sendiri-sendiri," ungkapnya.
Upaya itu kemudian diwujudkan dengan membentuk Aliansi Kebangsaan Kediri. Aksi bersama itu diwujudkan dengan menggelar apel kebangsaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/aksi-damai-bela-pancasila-di-monumen-simpang-lima-gumul-kabupaten-kediri_20170204_150114.jpg)