Pasuruan
Ada Dua Paguyuban Becak di Wisata Kota Pasuruan, Ini Yang Akan Dilakukan Wali Kota
Setiyono, berjanji akan menertibkan paguyuban becak wisata yang ada di Kota Pasuruan. Hal itu dilakukannya, dengan maksud untuk menekan becak ilegal
Penulis: Galih Lintartika | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Wali Kota Pasuruan, Setiyono, berjanji akan menertibkan paguyuban becak wisata yang ada di Kota Pasuruan. Hal itu dilakukannya, dengan maksud untuk menekan becak-becak ilegal.
Nantinya, akan hanya ada satu paguyuban becak wisata Kota Pasuruan yang selalu standby dan mengantar para wisatawan dari terminal bus pariwisata ke tempat wisata religi Kota Pasuruan.
Setiyono mengatakan, selama ini ada dua kubu paguyuban becak yang ada di Kota Pasuruan. Pertama kubu becak yang seringkali mangkal di Alun-Alun Kota Pasuruan. Kedua, kubu becak yang seringkali mangkal di terminal bus pariwisata.
“Nanti dua kubu itu, akan kami jadikan satu. Toh fungsi mereka ya sama, yakni sama-sama mengantarkan wisatawan luar kota yang mau berkunjung ke wisata religi Kota Pasuruan,” katanya, Senin (6/2/2017).
Dia mengatakan, ada dua alasan mendasar kenapa dua kubu paguyuban becak ini akan ditertibkan. Pertama, ia khawatir, jika ini dibiarkan dua kubu ini akan bersitegang di kemudian hari saat berburu penumpang.
“Takutnya ada gejolak yang nantinya membuat para wisatawan terganggu dan pelayanan kenyamanan ke wisatawan berkurang. Jika wisatawan mulai merasa tak nyaman datang ke Pasuruan maka akan berdampak jumlah wisatawan juga akan berkurang,” paparnya.
Kedua, dikatakan Setiyono, pihaknya juga mengevaluasi adanya sebuah kecelakaan yang menimpa becak wisata Kota Pasuruan dengan sebuah truk beberapa waktu lalu. Kala itu, ada dua penumpang alias wisatawan dari Sidoarjo yang tewas di lokasi kejadian pasca mengalami kecelakaan.
“Usut punya usut ternyata itu becak ilegal. Makannya, kami harus menyatukan kubu dua becak ini agar pengawasan dan pemantauan khususnya mudah. Kalau terbagi seperti ini kan susah,” tandasnya.
Saat ini, Setiyono mengaku sudah meminta Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mendata jumlah becak di dua kubu ini. Sementara yang tercatat hanya ada 140 becak yang sering di terminal pariwisata dan 90 becak yang di Alun-Alun Kota Pasuruan.
“Data ini akan kami perbarui. Jadi, dalam jangka waktu dekat akan kami jadikan satu dan para becak ini akan kami bina. Pembinaannya bermacam-macam, tapi yang jelas kami minta para becak ini memberikan pelayanan terbaik untuk wisatawan,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/becak-yang-sedang-mangkal-di-terminal-pariwisata-kota-pasuruan_20170206_145655.jpg)