Malang Raya

Pemkot Malang Ingin Bangun Jembatan KWW-Kampung Tridi, Ini Hambatannya

Awalnya pemkot ingin membangun jembatan itu Desember 2016. Tapi sampai sekarang belum ada izin dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.

Pemkot Malang Ingin Bangun Jembatan KWW-Kampung Tridi, Ini Hambatannya
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Aliran Sungai Brantas memisahkan Kampung Tridi (kiri) dan Kampung Warna Warni Jodipan (Kanan) Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Rencana pembangunan jembatan yang menghubungkan Kampung Warna-Warni (KWW) di Kelurahan Jodipan dan Kampung Tridi di Kelurahan Kesatrian, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, masih terkendala.

Awalnya pemkot ingin membangun jembatan itu Desember 2016. Tapi sampai sekarang belum ada izin dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.

Kepala UPT Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Jatim Wilayah Malang, Pramono Hari mengatakan pembangunan jembatan yang melintang di atas Sungai Brantas harus koordinasi dengan berbagai instansi. Selain BBWS Brantas, koordinasi juga harus disampaikan ke Pemprov Jatim.

“Kami akan kaji bersama desain amannya seperti apa, terutama untuk relevansi banjir. Kalau sebagus apapun desainnya, tapi malah banjir, kan malah membuat petaka,” kata Pramono, Selasa (7/2/2017).

Desain yang akan dipertimbangkan meliputi estetika, kekuatan konstruksi, dan keamanan dalam menyiasati banjir. Pertimbangan estetika sangat penting karena pembangunan jembatan untuk destinasi pariwisata. Sementara penyiasatan banjir bakal dilakukan dengan cara menghitung ketinggian dan bentuk lengkung jembatan.

“Kami akan segera upayakan. Pemkot Malang sudah berpesan agar segera berkoordinasi dengan balai besar secepatnya. Yang penting, secara legal ada izinnya,” ujarnya.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved