Senin, 20 April 2026

Malang Raya

Siasati Harga Cabai yang Tinggi, Disperta Kota Malang Berkonsultasi dengan BPKAD . . .

Kepala Disperta Indri Ardoyo mengatakan konsultasi itu tak lepas dari kebutuhan masyarakat akan cabai.

Penulis: Benni Indo | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Pedagang cabai di Pasar Besar Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta) Kota Malang berkonsultasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) terkait pengadaan bibit cabai, Kamis (9/2/2017).

Konsultasi itu dilakukan karena belum ada pagu anggaran khusus untuk pengadaan bibit cabai pada APBD 2017.

Kepala Disperta Indri Ardoyo mengatakan konsultasi itu tak lepas dari kebutuhan masyarakat akan cabai. Lonjakan harga cabai telah membuat sebagian besar warga Kota Malang resah.

Rencananya, tiap pengadaan bibit cabai bakal didistribusikan ke - 57 kelurahan di Kota Malang. Masing-masing kelurahan mendapat jatah 100 bibit untuk dikelola.

"Kalau bisa dilaksanakan pengadaan bibit cabai ini, secepatnya dikerjakan. Tapi kalau tidak bisa, nanti kami anggarkan khusus di PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) tahun ini," pungkas Indri.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Malang, Sapto Prapto Santoso, merespon positif keinginan Disperta terkait pengadaan bibit cabai.

Usulan pengadaan bibit cabai bisa diselipkan dalam pagu anggaran pengadaan tanaman toga.

"Kalau rincian kan bisa berubah. Asal kode rekening atau pagu anggarannya tidak boleh berubah," ungkapnya, Kamis (9/2/2017).

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved