Sabtu, 2 Mei 2026

Jendela Dunia

Demi Cinta Kepada Keluarga, Ibu ini Rela Dipisahkan dengan Kedua Anaknya

Liu Fulan akhirnya merelakan dua anaknya, Qiancheng (9) dan Yiqi (11) untuk diasuh oleh orang lain.

Tayang:
Penulis: Adrianus Adhi | Editor: Adrianus Adhi
Women Of China
Liu Fulan 

SURYAMALANG.COM - Liu Fulan akhirnya merelakan dua anaknya, Qiancheng (9) dan Yiqi (11) untuk diasuh oleh orang lain. Wanita itu pasrah lantaran kehidupannya sekarang juga semakin susah.

Melansir dari situs womenofchina, Minggu (22/1/2016), Liu merupakan petugas kebersihan sekolah di kawasan Chaling, Provinsi Hunan, China.

Suaminya sudah meninggal pada 2008 lalu. Sejak itupula dia bersusah payah membesarkan dua anaknya seorang diri.

"Saya mungkin telah menderita lebih dari yang paling dalam hidup saya, tapi ini adalah anak-anak saya sendiri, saya masih sanggup untuk melakukannya dan membesarkannya sendiri," kata Liu.

Walau demikian, kehebatannya dalam menjadi orang tunggal terhenti pada Agustus 2016. Kala itu Liu didiagnosis terkena kanker hati stadium akhir, penyakit sama yang telah merenggut nyawa suaminya.

Pada akhir Oktober, Liu meminta bantuan dari Chaling County Relawan Foundation, sebuah badan amal setempat yang bekerja di berbagai bidang, termasuk pengentasan kemiskinan dan pendidikan.

Semua yang Liu inginkan adalah untuk menemukan lingkungan yang bahagia sehat bagi Qiancheng dan Yiqi. Sebab, Liu tidak ingin kedua putranya kembali merasa kehilangan orang tua untuk yang kedua kalinya

Hanya dalam tiga hari, yayasan menerima ratusan telepon dari keluarga di China, bahkan diaspora negara itu di Amerika Utara juga bertanya tentang adopsi dua anak Liu.

Keadaan Liu itu menyentuh hati ratusan ribu orang di seluruh China, dan donasi mulai berdatangan, akhirnya berjumlah sekitar 150.000 yuan atau sekitar Rp 290 juta.

Pada 3 November, pejabat Chaling County mendesak agar kakak Liu untuk membawa Qiancheng dan Yiqi serta membesarkannya hingga menjadi dewasa.

"Keluarga kami sudah memiliki dua anak, dan kami selalu tinggal di perumahan sewa rendah?, Bagaimana kita bisa mengambil dua anak lain," ujar bibi dari kedua anak lali-laki itu.

Sorotan publik dan dibawah desakan pemerintah, pasangan ini akhirnya tidak punya pilihan lain sehingga menandatangani sebuah perjanjian yang mengharuskan mereka merewat Qiancheng dan Yiqi hingga berusia 18 tahun.

Liu Fulan pun meninggal karena kanker nya pada 26 November 2016 setelah menghentikan pengobatannya karena takut kedua anaknya menanggung hutang saat dewasa nanti.

Meski sempat ada keraguan sebelum ia meninggal dunia untuk menitipkan kedua buah hatinya, namun akhirnya dia merelakan dan melepas keduanya.

Tapi setidaknya, orang tua angkat kedua putra liu itu tidak akan sepenuhnya sendirian lantaran dibantu The Chaling County Relawan Yayasan berbagi perwalian hukum dengan mereka, dan telah membantu membuat account untuk memastikan bahwa 150.000 yuan sumbangan akan meringankan beban anggota baru.

"Saya berharap mereka menjadi pemberani dan mampu bertahan dalam hidup," ucap liu sebelum menutup matanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved