Nasional

Aksi Demo Menolak Transportasi Terjadi Lagi, Kini Giliran di Lokasi Ini

"Sejak setahun belakangan ini, pendapatan kami berkurang drastis dengan adanya angkutan berbasis online. Keberadaan Go-Jek, Go-Car dan Grab sangat mer

Editor: Dyan Rekohadi
TRIBUNMEDAN
DEMO BENTOR 

SURYAMALANG.COM - Aksi demo menolak angkutan online kembali terjadi. Setelah aksi mogok dan demo dilakukan sopir di kota Malang pada Senin (20/2/2017), aksi dengan agenda serupa hari ini terjadi di kota Medan Sumatra Utara.

Ribuan penarik becak motor (Betor) yang tergabung dalam Solidaritas Angkutan Transportasi Umum (SATU) mengepung Kantor Wali Kota Medan di Jalan Raden Saleh. Mereka meminta agar angkutan berbasis online segera ditutup karena merugikan penarik betor.

"Sejak setahun belakangan ini, pendapatan kami berkurang drastis dengan adanya angkutan berbasis online. Keberadaan Go-Jek, Go-Car dan Grab sangat merugikan kami," ucap Hengki, salah satu penarik betor yang ditemui Tribun-medan.com di depan kantor Wali Kota Medan, Selasa (21/2/2017).

Menurut Hengki, harusnya keberadaan angkutan umum berbasis online itu dikaji ulang keberadaannya. Ia meminta, agar pemerintah bisa menyelesaikan persoalan ini.

Ribuan penarik Becak Bermotor menggelar aksi di depan kantor Wali Kota Medan Jl Kapten Maulana Lubis/Jl Raden Saleh. Akibat aksi ini, arus lalu lintas sementara waktu dialihkan, Selasa (21/2/2 (Tribun Medan/Array)
"Tentunya kami sangat rugi. Untuk biaya sehari-hari pun sudah tak tercukupi," kata Hengki yang kebetulan tengah memegang spanduk.

Dari pantauan di lapangan, ribuan Penarik betor ini datang dengan menggeber-geber becaknya. Mereka meneriakkan yel-yel agar angkutan umum berbasis online segera ditutup.

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved