Jumat, 17 April 2026

Pasuruan

Sulitnya Kembangkan Home Industri Miniatur Kapal di Kraton

Harga yang dikenakan pun relatif terjangkau. ”Satu unitnya, berkisar antara Rp 150 ribu hingga Rp 250 ribu. Tergantung besar kecilnya ukuran,”

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Galih Lintartika
Miniatur kapal 

SURYAMALANG.COM,PASURUAN, SURYA – Wajah Zainudin, warga Desa Gerongan, Kecamatan Kraton, Pasuruan tampak semangat saat membuat miniatur kapal yang terbuat dari limbah kayu pabrik sebagai bahan kayu utamanya. Ia tampak cekatan saat menggabungkan satu per satu limbah kayu dan disusun rapi menjadi sebuah miniatur kapal yang cantik nan indah.

Saat ini, Gerongan memang sedang dikembangkan sebagai kawasan perajin miniatur kapal. Ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan dalam memberikan ruang dan mendukung kreatifitas warga Gerongan dalam mencipatkan karya miniatur kapal dari limbah kayu bekas perusahaan.

Satu per satu warga di kampung ini mulai aktif mengembangkan bisnis ini. Warga yang semula tidak bisa membuat miniatur ini, akhirnya mereka pun mulai mempelajarinya, hingga akhirnya satu desa di kawasan ini membuat miniatur kapal.

Ukuran miniatur kapal ini memang tidak sebesar miniatur yang sudah ada. Bentuknya sangat kecil, namun sangat indah saat dipajang atau penghias ruang tamu atau perkantoran.

Pembuatan miniatur kapal itu sendiri, berawal dari sebuah proses yang tanpa disengaja alias kebetulan. Menurut Zainudin, awalnya dirinya ini prihatin dengan banyaknya limbah kayu pabrik yang terbuang, Melihat limbah kayu yang terbuang sia-sia ini, saya memutar ide dan akhirnya memanfaatkannya menjadi sebuah kerajinan ini. Hasilnya, pun banyak orang yang suka,” ungkapnya.

Selama ini, kata Zainudin, limbah kayu pabrik yang ada di dekat desa ini dibuang dan dibiarkan menumpuk di tanah kas desa. Tumpukan ini justru menjadi sebuah limbah dan menimbulkan kesan  kumuh. ”Selama ini warga kalau terpaksa ya dibakar saja limbah ini. Saya dan teman kok kepikiran membuat ide seperti ini yakni dibuat miniatur saja,” terangnya.

 Menurut Zainudin, membuat miniatur ini dibutuhkan kesabaran dan tingkat kehati – hatian yang cukup tinggi. Tujuannya, agar hasil yang diperoleh ini maksimal dan sesuai dengan keinginan. Perlu kehati-hatian, agar hasilnya sesuai dengan keinginan.

 “Ada beberapa bagian yang mudah rusak. Makanya perlu hati-hati dalam pembuatannya, agar hasilnya tidak mereset,” terang dia.

 Ia mengaku senang, karena idenya ini mendapatkan dampak besar. Sebab, ia berhasil menciptakan sebuah lapangan pekerjaan bagi para tetanggannya dan mengurangi limbah kayu bekas ini “Yang jelas, limbah pabrik bisa sedikit tertangani. Selain itu, tentunya menambah lapangan kerja,”paparnya.

Usaha warga ini, mendapatkan respon yang apik dari pemerintahan tingkat desa. Kepala Desa Gerongan Nurhasyim , pihaknya sangat mendukung dengan home industri yang dibuat mandiri oleh warganya. ”Tapi kami terkendala soal pemasarannya, kami bingung produk warga kami ini dipasarkan dimana,” katanya.

Dia menjelaskan, sejauh ini, pasar yang dirambah baru sebatas lokal Kabupaten Pasuruan. Seperti Gempol, Bangil dan beberapa kecamatan lainnya. Harga yang dikenakan pun relatif terjangkau. ”Satu unitnya, berkisar antara Rp 150 ribu hingga Rp 250 ribu. Tergantung besar kecilnya ukuran,” ungkapnya.

Meski demikian, kata dia, pembuatan kerajinan miniatur kapal itu, bukan tanpa kendala. Minimnya peralatan, mempengaruhi produksi jika dibuat massal. Selain itu, waktu yang dibutuhkan cukup panjang untuk proses pengerjaan. “Dibutuhkan beberapa hari, bahkan bisa satu minggu untuk pembuatan satu miniatur kapal ini,” jelasnya.

Kendati demikian, pihaknya berharap nantinya produksi miniatur kapal ini bisa dipercepat. Selain support alat yang diharapkan dari Pemkab, juga keterampilan perajin yang tentunya makin terasah. Dengan begitu, diharapkan miniatur kapal ini bisa menjadi ikon baru di Gerongan yang termasuk kawasan pesisir. 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved