Breaking News:

Malang Raya

Ada Kawasan Kumuh Di Balik Kesejahteraan Penduduk di Pemukiman Elite

Mading tersebut memiliki arti bahwa di balik keindahan yang diagungkan, Indonesia masih memiliki banyak masalah lingkungan.

SURYAMALANG.COM/Neneng Uswatun Hasanah
Peserta membuat makanan dalam diklat di ruang tata boga SMK Kartika IV-1 Kota Malang, Sabtu (4/3/2017). 

SURYAMALANG.COM, KEDUNGKANDANG - Launching Eco Corner Aksata di SMKN 6 Kota Malang, Sabtu (4/3/2017) juga ada pameran karya dari berbagai sekolah di Kota Malang.

Siswa SMKN 6 Kota Malang memamerkan dua karya mading 3D yang menjelaskan masalah lingkungan di Indonesia.

Pembuat mading, Hendrik Farel Christian Simamora menjelaskan mading pertama berbentuk bunga raksasa yang terdapat berbagai pesan dan miniatur pabrik. Mading tersebut memiliki arti bahwa di balik keindahan yang diagungkan, Indonesia masih memiliki banyak masalah lingkungan.

Pada mading kedua berbentuk lebah, siswa SMKN 6 Kota Malang menceritakan di balik kesejahteraan penduduk berpemukiman elite, terdapat kawasan kumuh akibat limbah dan aktivitas pabrik.

“Masalah lingkungan di Indonesia masih sangat banyak. Kami berusaha menyampaikan kepada masyarakat agar memperbaiki bersama,” kata siswa kelas X jurusan Rekayasa Perangkat Lunak itu.

SMKN 6 Kota Malang melaunching Eco Corner Aksata yang menyediakan layanan konsultasi masalah lingkungan oleh guru dan siswa. Sekolah ini telah berulang kali meraih penghargaan green school dan Adiwiyata.

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved