Breaking News:

Malang Raya

VIDEO : Ada Letusan dalam Simulasi Menjinakkan Bom di Rumah Sakit, Perhatikan Menit Ke 1:10

Simulasi yang berlangsung berlatar belakang adanya teror dari telepon orang yang tidak dikenal. Ada bom yang berada di di RS Baptis.

Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin

SURYAMALANG.COM, BATU - Simulasi penjinakan bom oleh Brimob Detasmen B Polda Jatim dilakukan di RS Baptis, Kota Batu, Sabtu (4/3/2017).

Simulasi yang berlangsung berlatar belakang adanya teror dari telepon orang yang tidak dikenal. Ada bom yang berada di RS Baptis.

Bom di ruang rawat itu dibawa keluar oleh seorang petugas yang mengenakan Body Armour atau pakaian anti bom. Ada tujuh personil yang bekerja sama menjinakkan bom.

Bom itu memiliki daya ledak rendah dengan kecepatan pembakaran 4500 meter per detik. Tim berhasil menjinakkan bom dan meledakkanya di halaman depan RS Baptis.

“Kami ke sini atas permintaan pihak RS Baptis. Tindakan dari kita pada saat pelaksanaan langsung disterilkan dari manusia dan apapun untuk menghindari kerugiaan nyawa,” kata Iptu Sumantri Wibisono Kanit Jibom Detasmen B Brimob Polda Jatim, Sabtu (4/3/2017).

Simulasi itu berlangsung sekitar sejam. Setelah simulasi, pelayanan di RS Baptis berjalan seperti biasa.

Direktur RS Baptis dr Dolly Irbantoro mengatakan RS merupakan salah satu tempat yang memiliki risiko. Satu di antara banyak risiko adalah teror bom.

Oleh sebab itu, simulasi itu dimaksudkan untuk membangun kesiapsiagaan petugas yang bekerja di RS Baptis.

“Di samping sebagai bahan akreditasi, juga sebagai kesiapsiagaan sehingga bisa terevakuasi dengan baik dan benar,” ujarnya.

Penanganan di RS Baptis memiliki ketentuan tersendiri. Ada peringatan warna merah untuk kebakaran dan teror, kuning untuk jiwa dan hijau untuk hal-hal teknis. Hal itu dilakukan supaya tidak terjadi kepanikan di RS Baptis.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved