Surabaya

Heboh Permen Dot Diduga Kandung Narkoba, Ternyata Begini Bentuk, Rasa dan Cara Penggunaanya

Penelusuran SURYA Malang, Permen dot yang terindikasi mengandung zat aditif narkoba itu sudah lama dijual di sejumlah sekolah di Surabaya. Permen ini

Suryamalang.com
Permen yang Diduga Kandung Narkoba 

Baru setelah itu dikonsumsi. "Rasanya manis terus ada kecut-kecutnya," ucap Balian.

Menurutnya, permen itu cukup diminati lantaran murah dan bentuknya menarik.

Camat Sawahan M Yunus mengatakan, update terakhir untuk razia permen dot itu, ada sebanyak 24 biji permen dot yang diamankan. Permen itu diamankan dari tiga sekolah yaitu SDN Pakis I, II dan IX Jalan Pakistirtosari VIII.

"Selain itu kita juga razia di sekitar makam kembang kuning. Jadi nggak hanya di lingkup sekolah saja. Melainkan juga di luar sekolah kami sisir," ucapnya.

Selain 24 biji permen dot, satpol PP di kecamatannya juga mengamankan sebanyak 33 strip permen keras berbentuk ayam, dan 14 pak permen keras.

"Kami mendapat info kalau permen itu mengandung kandungan berbahaya. Salah satunya formalin untuk yang permen keras," katanya.

Pengakuan Siswa yang Mengkonsumsi Permen Dot

Ananda Akil Habibi, siswa SDN Bubutan III mengatakan bahwa permen itu biasa dibeli ia dan teman-temannya. Ananda mengaku tidak takut meski di bagian kemasan ada tulisan Permen Keras.

"Teman teman beli, ya ikut aja. Cuman seribu sudah dapat satu bungkus. Kalau yang permen gambar angsa itu seribu dapat dua," kata Ananda, Selasa (7/3/2017).

Namun ia mengaku setelah mengkonsumsi permen dot itu ada dampak yang dirasakan. Yaitu pusing dan menimbulkan penyakit batuk-batuk.

Halaman
123
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved