Malang Raya

Napi Lapas Lowokwaru Kedapatan Menyimpan Barang Terlarang Ini

“Barang dibalut plastik seperti bola lalu dilempat. Sepertinya juga mantan napi sini yang melempar sehingga paham tempatnya,”

Napi Lapas Lowokwaru Kedapatan Menyimpan Barang Terlarang Ini
SURYAMALANG/Benni Indo
kepala Lapas Klas I Malang Krismono 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU – Petugas Lapas Kelas 1 Malang, Lowokwaru, Kota Malang menggagalkan peredaran ratusan narkoba jenis pil Y atau helikopter pada Minggu (5/3/2017). Barang terlarang itu ditemukan di dalam blok 11 kamar 3. 

Pelaku adalah M Amin alias Acil (24) warga Kedung Kandang, Kota Malang. Ia kedapatan menyimpan 600 butir pil helikopter dan satu poket ganja kering. Barang itu ia sembunyikan di sebuah akuarium. Petugas lapas menemukan 600 butir dan satu poket ganja kering itu pada Senin (6/3/2017). 

Acil ialah seorang napi kasus narkoba yang ditahan selama 9 tahun karena kasus peredarn pil koplo derta ganja. Ia mulai menghuni Lapas Klas I Malang sejak 12 Maret 2015. 

 “Saat itu ada laporan penyelundupan narkoba dan kami segera menggelar razia. Hasilnya seperti yang sudah dijelaskan tadi,” kata Kepala Pengamanan Lapas Lowokwaru, Sarwito, Selasa (7/3/2017). 

Ia melanjutkan, barang bukti berupa pil dan ganja itu dibungkus per 10 butir dan disimpan di dalam bungkus rokok. Petugas menduga, ada orang luar yang melempar barang haram itu masuk ke dalam lapas. 

 “Barang dibalut plastik seperti bola lalu dilempat. Sepertinya juga mantan napi sini yang melempar sehingga paham tempatnya,” jelasnya lagi. 

Saat ini, Acil sudah menempati sel pelanggaran atas perbuatannya. Polisi dari Sat Reskoba Polres Malang Kota juga sudah dipanggil untuk menyelidiki kasus ini. Selama satu bulan pelaku ditempatkan di sel khusus. sebagai hukuman dia dilarang menerima kunjungan. 

Sementara itu Kepala Lapas Klas I Malang Krismono menduga orang yang melempar itu mendapat informasi dari dalam saat kunjungan. Untuk menanggulangi hal serupa tidak terjad kembali, Krismono sedang mengupayakan pengadaan CCTV di kawasan Lapas Klas I Malang. 

“Tapi anggarannya masih belum ada. Saya sudah wacanakan supaya ada CCTV,” terangnya, Selasa (7/3/2017). 

Selain itu, Lapas Klas I Malang juga sudah dilengkapi dengan pintu X Ray 3 dimensi. Pintu X Ray 3 dimensi itu diklaim lebih baik daripada yang ada di bandara. Barang-barang pengunjung bisa dilihat dari sisi atas, samping dan bawah. Pintu X Ray itu sudah ada sejak Februari 2017. 

Pintu X Ray 3 dimensi milik Lapas Klas 1 Malang terkoneksi langsung ke Jakarta karena beoperasi secara online. Seorang petugas mengatakan, petugas yang berada di Jakarta bisa melihat langsung apa yang sedang dilakukan X ray 3 Dimensi di Lapas Klas I Malang. 

Pintu X ray 3 dimensi hanya ada empat di Jawa Timur. Pintu itu dimiliki oleh lapas di Porong, Medaeng, Madiun dan Kota Malang.

Dengan adanya alat itu, petugas bisa melihat isi tas selama scanning berlangsung. Keberadaan pintu X Ray seharga hampir Rp 2 miliar itu diharapkan mampu meningkatkan keamanan baik bagi para pengunjung maupun narapidana. 

“Jadi sekarang pengunjung juga khawatir kalau membawa barang-barang yang terlarang,” kata Krismono. 

Lapas Klas I Malang menampung 2016 narapidana. Sebagian besar narapidana terlibat kasus narkoba. Hanya sebagian kecil saja yang terlibat tindak kriminal murni. 

Penulis: Benni Indo
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved