Malang Raya

Penambang Liar Sebabkan Pondasi Jembatan Sungai Brantas Terkikis, Eddy Rumpoko Bilang Ini . . .

Tak hanya satu sisi saja, dua sisi kaki jembatan terkikis karena air sungai meluap. Jembatan ini masuk ke dalam ranah Provinsi Jatim.

Penambang Liar Sebabkan Pondasi Jembatan Sungai Brantas Terkikis, Eddy Rumpoko Bilang Ini . . .
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Kondisi Jembatan Sungai Brantas yang menjadi penghubung Kecamatan Kota Batu, Selecta, dan Karangploso mengalami pengikisan. Akibatnya pondasi bawah menggantung dari dasar sungai setinggi 1,5 meter, Minggu (5/3/2017). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Untuk kedua kalinya Jembatan Sungai Brantas yang menjadi penghubung antara Kecamatan Batu, Selecta, dan Karangploso terkikis.

Tahun 2013 ternyata jembatan itu juga pernah mengalami hal yang sama seperti sekarang, yakni pondasi bawah jembatan yang terkikis. Hal ini ternyata dikarenakan oleh penambang pasir liar yang termasuk kategori Galian C.

BERITA TERKAIT : Ayahab Ker, Hati-Hati Jika Melintasi Jembatan Sungai Brantas Kota Batu, Kondisinya Memprihatinkan

Dari pantauan SURYAMALANG.COM, ada satu penambang pasir, Hari, di Sungai Brantas, Selasa (7/3/2017). Hari mengatakan, kesehariannya menjadi penambang pasir sudah ia lakukan sejak lama. Di bawah jembatan itu, memang banyak pasir yang bisa ditambang.

"Setiap hari saya nambang pasir. Biasanya ada yang lain. Ya saya tahu kalau ponndasi jembatan itu ambrol. Mau gimana lagi, biasanya nyari di sini," kata Hari.

Ia dan penambang lainnya, tak merasa bersalah apabila menambang di Galian C menyebabkan pondasi jembatan terkikis sedikit-sedikit. Di sekitar bawah sungai itu, juga ada plengsengan yang ambrol. 

BERITA TERKAIT : Pondasi Jembatan Brantas Nyaris Ambrol, BPBD Kota Batu Imbau Beri Penyangga Sementara

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu, Arief Assidiq, mengatakan pihaknya segera melakukan pendekatan persuasif kepada penambang.

"Pendekatan ini untuk mengimbau kepada mereka agar tidak menambang di sekitar jembatan. Hari ini kami sudah mulai melakukan pendekatan," kata Arief.

Ia menambahkan, Dinas PUPR Provinsi Jatim mulai besok, Rabu (8/3/2017) akan mendatangkan material untuk pembenahan Jembatan Sungai Brantas.

"Ini surat dari bina marga provinsi kami terima minggu kemarin. Mereka akan segera perbaiki Jembatan Sungai Brantas. Besok material perbaikan jembatan mulai datang. Pekerja juga mulai jalan," paparnya.

Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko mengancam akan menghentikan penambang liar itu.

"Meskipun menjadi milik provinsi, tetapi berada di Kota Batu. Harus dihentikan," tandas dia singkat.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pondasi bawah Jembatan Sungai Brantas Kota Batu terkikis. Tak hanya satu sisi saja, dua sisi kaki jembatan terkikis karena air sungai meluap. Jembatan ini masuk ke dalam ranah Provinsi Jatim.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved