Malang Raya

Pajak Bumi Bangunan Petani Akan Digratiskan, Ini Kata Bupati Malang Rendra Kresna

Bagi Rendra Kresna, menjual sawah kepada pengembang merupakan salah satu ancaman ketahanan pangan nasional.

Pajak Bumi Bangunan Petani Akan Digratiskan, Ini Kata Bupati Malang Rendra Kresna
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
Bupati Malang, Rendra Kresna 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Bupati Malang, Rendra Kresna mempertimbangkan untuk meringankan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) petani. Bahkan Rendra berniat menghapuskan PBB sawah petani. Langkah ini sebagai upaya perlindungan lahan pertanian produktif.

Menurut Rendra, dengan bebas PBB maka petani akan berupaya mempertahankan lahannya. Mereka tidak mudah tergiur untuk menjual sawah kepada para pengembang. Sebab di wilayah lain, pajak PBB sawah terlalu tinggi, sementara hasil pertanian kurang menguntungkan.

“Akhirnya para petani tidak punya pilihan lain, kecuali menjual tanahnya kepada pengembang. Petani berat untuk membayar pajak sawahnya,” ujar Rendra, Kamis (9/3/2017).

Bagi Rendra, menjual sawah kepada pengembang merupakan salah satu ancaman ketahanan pangan nasional. Karena itu untuk tahap awal, Rendra berharap ada kebijakan untuk menyesuaikan PBB dengan kemampuan petani. Penghapusan PBB untuk sawah ini akan dilakukan secara bertahap.

Kemungkinan sasaran pertama adala petani di wilayah perkotaan, khususnya Kepanjen. Mereka yang tetap mempertahankan sawahnya, akan mendapatkan kemudahan penghapusan PBB ini. Meski demikian, Rendra tetap berharap para petani taat membayar pajak.

“Saya minta kepada camat dan aparat desa, jelaskan kepada masyarakat pentingnya membayar pajak. Satu rupiah yang diambil lewat pajak, akan dikembalikan sepenuhnya kepada masyarakat,” tegas Rendra.

Penulis: David Yohanes
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved