Indonesia Vs Myanmar
Kalah 1-3 dari Myanmar, Begini Penjelasan Luis Milla
Myanmar menyamakan kedudukan pada menit ke-31, Evan Dimas dkk terlihat keteteran untuk menghadapi serangan dari lawannya
SURYAMALANG.com - Pelatih Timnas Indonesia U-22, Luis Milla, mengatakan kekalahan yang diterima timnya dari Myanmar karena pemainnya kurang fokus di babak kedua.
Padahal Milla menyebut anak-anak asuhnya sudah bermain baik di babak pertama.
Pada babak pertama, Timnas Indonesia U-22 sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Ahmad Nur Hardianto pada menit ke-21.
Namun setelah Myanmar menyamakan kedudukan pada menit ke-31, Evan Dimas dkk terlihat keteteran untuk menghadapi serangan dari lawannya tersebut.
Sehingga gawang Indonesia kembali kemasukan dua gol lagi oleh Myanmar di babak kedua.
"Pada babak pertama anak-anak bermain sangat baik dan pada babak kedua kurang bagus karena mungkin akibat pergantian pemain," kata Milla.
"Kekurangan kami pada pertandingan ini karena pemain kami masih muda," sambungnya.
Milla mengatakan permainan Myanmar lebih baik dari timnya.
Salah satu alasannya karena tim asuhan Gerd Zeise datang ke Indonesia dengan lebih banyak bermodal pemain senior ketimbang U-22.
"Perlu saya ulangi lagi ini pertandingan pertama kami dan lawan kami merupakan pemain senior," kata Milla selepas pertandingan di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (21/3/2017).
"Tentunya kami harus keluarkan permainan terbaik kami untuk menghadapi mereka," sambungnya.
Kekalahan 1-3 dari Myanmar ini tampaknya cukup membuat Milla sedih.
Sebab, laga ini menjadi debut pertama Milla bersama Timnas Indonesia U-22 di pertandingan internasional. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/luis-milla_20170201_095437.jpg)