Breaking News:

Malang Raya

Penandatangan SPJ Insentif Tak Bisa Diwakilkan, Bagaimana Tenaga Honorer yang Sakit atau Melahirkan?

Tenaga honorer yang sakit atau melahirkan saat penandatanganan SPJ insentif akan didatangi di rumahnya.

surya/tribunnews.com
ILUSTRASI. 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Belum semua tenaga honorer, baik Pegawai Tidak Tetap (PTT) maupun Guru Tidak Tetap (GTT) mendapat insentif. Sebab, kemampuan anggaran juga terbatas.

Tenaga honorer mendapat insentif sebesar Rp 500.000 per bulan mulai tahun ini. Sebelumnya besaran insentif sebesar Rp 450.000 per bulan.

“Tenaga honorer yang mendapat insentif harus memenuhi syarat,” kata Jianto, Kasi Fungsional Pendidik Dindik Kota Malang kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (21/3/2017).

Dia mencontohkan soal masa kerjanya. Insentif ini tidak berlaku bagi tenaga honorer yang bekerja kurang dua tahun dan diusulkan sekolahnya. Setelah itu juga diverifikasi.

Tenaga honorer yang sakit atau melahirkan saat penandatanganan SPJ insentif akan didatangi di rumahnya.

“Ini kan memakai uang negara. Jadi pertanggungjawabannya harus jelas. Penandatanganan SPJ tidak boleh diwakilkan,” tambahnya.

Jumlah tenaga honorer dari berbagai jenjang lembaga pendidikan yang mendapat insentif sebanyak 2.700 orang.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved