Breaking News:

Malang Raya

Ini Wacana Baru Pendaftaran SMA dan SMK Nanti Per Daerah

Tiga jalur Formulasi ini pernah diterapkan dalam PPDB Kota Malang pada tahun lalu. Saat itu, SMAN dan SMKN masih di bawah Pemkot Malang.

Tribunnews.com
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Saat ini PPDB (Pendaftaran Peserta Didik Baru) untuk SMAN dan SMKN masih digodok di tingkat provinsi. Sebab sekolah-sekolah itu dalam kewenangan Provinsi Jatim. Salah satu wacananya adalah PPDB online per daerah.

Menurut Adi Prajitno, Kepala cabang Dindik Jatim wilayah Kota Malang dan Kota Batu, wacana itu mencuat saat ada kunjungan Komisi E DPRD Jatim di Malang pekan lalu.

"Namun nanti apakah sendiri-sendiri atau dipisah masih digodok," kata Adi kepada suryamalang.com, Kamis (23/3/2017). Dengan online sendiri per daerah memang memudahkan pemantauan. Pertemuan itu antara lain dihadiri oleh MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah).

Juga masih perlu dibahas prosentase siswa luar Kota Malang. Sedang jalur penerimaan siswa, kemungkinan ada tiga formulasi. Yaitu jalur wilayah, jalur prestasi dan jalur reguler.

Tiga jalur ini pernah diterapkan dalam PPDB Kota Malang pada tahun lalu. Saat itu, SMAN dan SMKN masih di bawah Pemkot Malang.

"Untuk nilai siswa nanti yang digunakan untuk masuk sekolah negeri juga masih pembahasan. Apakah tiga poin penilaian yaitu nilai rapor, USBN (Ujian Sekolag Berstandar Nasional) dan nilai unas atau bagaimana masih belum diputuskan," kata Adi.

Abdul Tedy, Kepala SMKN 9 Kota Malang menyatakan terpisah kepada SURYAMALANG.COM jika soal persentase untuk jalur wilayah juga masih diperdebatkan. Sebab dengan memperbesar kuota jalur wilayah, ternyata ada plus minusnya. Pada tahun lalu, jalur prestasi sebanyak 30 persen dari pagu sekolah.

"Ada yang setuju dan tidak," kata Tedy. Hal ini menyangkut kekhawatiran input yang masuk di sekolah jika kuotanya di perbanyak. "Kalau saya setuju karena yakin input di sekitar SMAN 9 bagus. Tapi mungkin ada sekolah negeri lain yang tidak setuju dan memiliki alasan," kata dia.

Sedang soal pagu SMAN, kata dia, masih seperti pagu tahun lalu. Untuk tahun ajaran baru 2017/2018 nanti, sekolahnya menerima 10 rombongan belajar/kelas. Per kelas ada 32 siswa. Sehingga pagunya nantu 320 siswa.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved