Breaking News:

Traveling

Ayo Nikmati Suasana Kota Malang dan Main Catur Raksasa Ini di Alun-Alun

Petugas Disperkim memang baru menambah satu lagi wahana bermain dan juga ber-swafoto di Alun-Alun Merdeka Kota Malang.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Sejumlah anak bermain pada wahana baru, Catur Raksasa di Kawasan Alun-alun Merdeka, Kota Malang, Jumat (24/3/2017). Wahana baru yang dipasang DPKP Kota Malang ini untuk menambah ruang bermain anak-anak pada ruang publik di KotaMalang 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Lima anak asyik bermain catur di Alun-Alun Merdeka Kota Malang, Jumat (24/3/2017). Masih berseragam Pramuka, kelima murid MI Attaraqqie Kota Malang itu memindahkan bidak catur sambil bercanda.

Kelimanya murid kelas 6 adalah Adam, Rozak, Galuh, Sheva, dan Ibrahim. Kelimanya baru kali pertama ini bermain catur di tempat itu. Mereka baru pulang sekolah, dan hendak menunaikan ibadah salat Jumat di Masjid Agung Jamik Kota Malang.

Mereka baru kali ini bermain, memang karena catur itu baru dipasang hari ini pula oleh Dinas Perumahaan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Malang. Catur yang dimainkan oleh para bocah itu juga bukan catur dalam kotak kecil seperti biasanya. Tetapi catur ini adalah catur raksasa.

Ya, petugas Disperkim memang baru menambah satu lagi wahana bermain dan juga ber-swafoto di Alun-Alun Merdeka Kota Malang. Wahan baru itu adalah sebuah bidak catur, lengkap dengan pionnya. Ukuran pion tentunya besar. Pion-pion itu bisa dipindah, seperti layaknya ketika bermain catur.

Anak kecil bisa menggesernya karena tidak terlalu berat, dan memang bisa didorong. Pion catur berwarna putih dan hitam. Tentunya ada 32 pion di bidak tersebut. Jika tidak suka atau tidak bisa bermain catur, warga bisa cukup berfoto ria di sekitarnya.

"Baru sekarang main catur. Lucu dan seru. Memang bisa main catur sih. Tetapi tidak sampai selesai, mau Jumatan," ujar M Rozak, salah satu murid dari lima bocah yang bermain itu.

Bidak catur itu ditempatkan di salah satu pojok Alun-Alun Merdeka Kota Malang. Letaknya di seberang selatan Masjid Jamik, atau di seberang pintu masuk Hotel Pelangi.

Kepala Disperkim Kota Malang Erik Setyo Santoso mengaku bidak catur itu memang baru dipasang. 'Untuk menambah wahana bermain, juga arena selfie-selfie, sehingga masyarakat punya pilihan lebih banyak lagi untuk area bermain di Alun-Alun," ujar Erik.

Arena bermain itu dibangun memakai dana APBD 2017. Disperkim mengalokasikan anggaran Rp 150 juta untuk wahana bermain baru di Alun-Alun. Selain catur, ada juga alat senam yang dipasang di tempat tersebut.

'Apakah tidak takut pion caturnya dicuri orang?,' tanya Surya kepada Erik.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved