Sabtu, 25 April 2026

Jendela Dunia

Waduh! Setelah Skip Challenge, Kali Ini Muncul Tantangan Pakai Penghapus, Seperti Apa Bahayanya?

Anak-anak akan melakukan aksi ini dengan menulis kata-kata di kulit dan berusaha menghapusnya dengan penghapus.

Editor: Zainuddin
parenting.mdpcdn.com

SURYAMALANG.COM - Guys, beberapa waktu lalu kita diramaikan dengan adanya skip challenge yang dilakukan anak-anak sekolah.

Challenge ini menekan dada seseorang yang bisa menyebabkan sesak nafas, pingsang, bahkan hingga kematian.

Bahkan pihak pemerintah pun telah merlarang tantangan yang beredar di beberapa negara ini.

Waktu berganti, kali ini muncul eraser challenge, dengan menggunakan stip yang digosokkan pada kulit.

Melansir Foxnews, anak-anak akan melakukan aksi ini dengan menulis kata-kata di kulit dan berusaha menghapusnya dengan penghapus.

Anak yang berhasil membuat luka paling parah menjadi pemenangnya.

Pasca luka, mereka akan mengambil ponsel dan memfotonya.

Mereka akan membagikannya di media sosial hingga viral.

Sayangnya, anak-anak atersebut tidak dasar dengan dampak yang dihasilkan.

Meski tidak menyebabkan pingsan atau kematian, tantangan ini bisa menyebabkan luka yang berakhir pada infeksi virus dan bakteri, kata Angela Mattke dari Mayo Clinic di Rochester.

“Luka bakar, entah itu dari panas atau dari bahan kimia, bisa mengakibatkan rusaknya pelindung alami kulit. Pelindung kulit ini bertugas menjaga dari infeksi bakteri yang hidup di permukaan kulit.”

“Hal apapun yang membuat kulit menjadi terluka, maka di situ ada risiko infeksi,” ujarnya.

Jika lukanya beresiko serius, maka anak mungkin akan memerlukan antibiotik.

Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved