Breaking News:

Malang Raya

DPRD Akan Dilaporkan Presiden Soal Pasar Blimbing Bila Ada Respon Ini

"Saya harapkan ketegasan anggota dewan, melalui masing-masing ketua, supaya mendukung rencana pembangunan itu dan tidak ada upaya menghambat,"

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Sri Wahyunik
Abdul Salam - kuasa hukum PT KIS 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Kuasa hukum PT Karya Indah Sukses (KIS), investor revitalisasi Pasar Blimbing terus melakukan 'serangan'.

Kali ini kuasa hukum PT KIS Abdul Salam mengirimkan 'serangan' itu dalam bentuk permintaan penandatanganan untuk surat pernyataan bersama kepada jajaran pimpinan DPRD Kota Malang. Sebelumnya kuasa hukum mengirimkan surat somasi ke Pemkot Malang.

Surat pernyataan bersama itu dikirimkan ke anggota dewan, Senin (27/3/2017) sore. Surat itu berisi dukungan penuh untuk relokasi pedagang Pasar Blimbing pada bulan Maret 2017, dan mendukung PT KIS segera membangun Pasar Blimbing.

"Surat pernyataan bersama itu saya kirimkan kemarin sore. Dan besok akan saya ambil, dan mintakan tanda tangan ke ketua-ketua di dewan," ujar Salam kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (28/3/2017).

Salam meminta surat pernyataan bersama itu ditandatangani oleh ketua DPRD Kota Malang, ketua komisi (A, B, C, dan D), dan semua ketua fraksi (PDI Perjuangan, PKB, Golongan Karya, Demokrat, Gerindra, PAN, gabungan Hanura-PKS, dan gabungan PPP dan Nasdem).

"Saya harapkan ketegasan anggota dewan, melalui masing-masing ketua, supaya mendukung rencana pembangunan itu dan tidak ada upaya menghambat. Kalau tidak mau bertandatangan, dan ada indikasi menghambat, tentunya kami lakukan langkah-langkah termasuk melapor ke presiden dan menempuh jalur hukum," imbuh Salam.

Pihaknya merasa perlu melapor ke presiden, karena ketika ada penghambatan pembangunan berarti ada upaya penghambatan investasi di Kota Malang. Sedangkan jalur hukum ditempuh, sebagai langkah tegas pihak investor terhadap persoalan pembangunan Pasar Blimbing yang berliku selama tujuh tahun terakhir.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved