Breaking News:

Ponorogo

Puluhan Rumah Tertimbun Longsor, 18 Orang Dilaporkan Hilang

Sebanyak 18 warga Desa Banaran Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo dilaporkan hilang pasca terjadinya bencana longsor

SURYAMALANG.COM/Nuraini Faiq
Area perbukitan di Ponorogo yang longsor, Sabtu (1/4/2017). 

SURYAMALANG.COM, PONOROGO - Sekitar 23 rumah di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo tertimbun longsor, Sabtu (1/4/2017) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

"Ada 23 rumah yang terkena longsor, posisi sudah tidak kelihatan rumahnya," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ponorogo, Setyo Budiono saat dihubungi, Sabtu (1/4/2017) siang.

Dikatakannya, waktu kejadian longsor diperkirakan sekitar pukul 08. 00 WIB, pada saat cuaca mendung dan tidak turun hujan.

"Sekitar pukul 08.00 WIB, waktu itu tidak turun hujan. Tadi malam hujannya," kata Budi.

Saat ini kondisi 23 rumah yang tertimbun longsor tidak tampak, karena masih tertutup tanah longsoran.

Pihak BPBD Ponorogo saat ini sudah berada di lokasi untuk melakukan evakuasi. Kemungkinan besar ada sejumlah warga yang ikut tertimbun tanah longsor.

Sebanyak 18 warga Desa Banaran Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo dilaporkan hilang pasca terjadinya bencana longsor.

"Terakhir, ada 18 warga yang belum ditemukan. Kemungkinan masih tertimbun di dalam rumah," kata Budi.

Ia menuturkan, kemungkinan korban masih akan bertambah, sebab ada sekitar 23 rumah di lokasi bencana longsor, yang kondisinya kini rata tertutup material longsor.

Anggota BPBD Ponorogo, bersama anggota TNI, Polri, dan warga tengah melakukan proses evakuasi.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved