Kamis, 30 April 2026

Malang Raya

Cegah Maraknya Pejudi di Momen Pilkades, Ini Upaya yang Dilakukan Polres Malang

Tim Pencegahan dipimpin Kasat Binmas, Tim Penyelidikan dipimpin Kasat Intel dan Tim Penindakan dipimpin Kasat Reskrim

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung saat apel pengamanan Pilkades serentak, Senin (3/4/2017). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Polres Malang menyiagakan 49 personil yang bergabung dalam Tim Saber (Sapu Bersih) Judi Pilkades (Pemilihan Kepala Desa). Tim ini dipersiapkan untuk menangkal botoh (petaruh), pejudi pada Pilkades serentak Kabupaten Malang, akhir April mendatang.

Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan, tim dibentuk dari hasil kajian penyelenggaraan Pilkades. Ternyata ada kebiasaan buruk, kegiatan perjudian setiap kali ada gelaran pilkades. Karena itu Tim Saber Judi Pilkades ini dibentuk agar proses pemilihan kepala desa berjalan sesuai kehendak rakyat.

“Agar proses demokrasi di desa-desa itu tidak dicederai aksi para pejudi. Karena mereka bisa mempengaruhi pilihan warga, demi memenangkan permainan judi mereka,” tutur Ujung, Senin (3/4/2017) di halaman Mapolres Malang.

Tim dibagi menjadi tiga bagian. Tim Pencegahan dipimpin Kasat Binmas, Tim Penyelidikan dipimpin Kasat Intel dan Tim Penindakan dipimpin Kasat Reskrim. Koordinator tim ini Kabag Ops, dan dipimpin langsung Waka Polres, yang juga Ketua Tim Saber Pungli Kabupaten Malang.

Tim penindakan beranggotakan 16 personil, tim penyelidikan beranggotakan 25 persenil dan tim pencegahan 8 personil. Tim ini juga akan dibantu oleh personil dari struktur resmi. Tim berasal dari gabungan personil Polres Malang dan Polsek-polsek yang wilayahnya akan diselenggarakan Pilkades.

“Dibentuk tim Saber Judi Pilkades agar mereka lebih fokus saja. Sebenarnya semua personil reguler, tetap melakukan tugas seperti biasanya,” tambah Ujung.

Masih menurut Ujung, pihaknya mengedepankan proses pencegahan. Karena itu jauh-jauh hari akan dilakukan sosialisasi, agar para botoh tidak mengganggu proses Pilkdes serentak. Namun jika masih ada yang beraksi saat Pilkades, maka polisi akan melakukan penegakkan hukum.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved