Nasional

Pasangan Ini Nikah di Kantor Polisi Setelah Aborsi Bayi, Kejadian Selanjutnya Bikin Haru

Yudiono menambahkan, kedua tersangka langsung masuk ke masing-masing ruang tahanan terpisah kembali seusai prosesi pernikahan.

Pasangan Ini Nikah di Kantor Polisi Setelah Aborsi Bayi, Kejadian Selanjutnya Bikin Haru
KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA
Pelaku aborsi menikah di musala Polsek Tasik. 

SURYAMALANG.COM, TASIKMALAYA - Sepasang kekasih tersangka kasus aborsi berinisial Aher (24) asal Ciamis dan IN (20) asal Kota Tasikmalaya, terpaksa melangsungkan pernikahan di ruang musala Polsek Cihideung, Kota Tasikmalaya, Kamis (6/4/2017).

Mereka telah lima tahun berpacaran dan berencana akan melangsungkan pernikahan setelah Lebaran tahun ini.

Rencana pernikahan kandas setelah pasangan pacar itu diciduk polisi karena menjadi tersangka aborsi sekaligus pembuangan janin bayi hasil hubungan di luar nikah mereka selama ini.

Kedua tersangka terpaksa mendekam di ruang tahanan Polsek Cihideung dan dijerat UU 35/2014 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak dengan ancaman hukuman minimal 15 tahun penjara.

“Kedua mempelai adalah pasangan tersangka kasus abrosi dan pembuangan janin bayi yang dikeluarkan dari kandungannya sendiri. Kami pihak Polsek hanya memfasilitasi pernikahan ini, karena kedua pihak keluarga sudah berencana akan menikahkan mereka,” ujar Wakil Kepala Polsek Cihideung AKP Yudiono.

Yudiono menambahkan, kedua tersangka langsung masuk ke masing-masing ruang tahanan terpisah kembali seusai prosesi pernikahan.

Kedua tersangka pun tidak mendapatkan dispensasi untuk melakukan bulan madu.

“Langsung masuk lagi ke ruang sel terpisah. Tak ada diberikan waktu untuk bulan madu,” tambah dia.

Keluarga hadir

Saat prosesi pernikahan kedua tahanan Polsek ini dihadiri keluarga di kedua mempelai.

Halaman
12
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved