Malang Raya

Warga Gajahrejo Juga Adukan Pengadaan Karpet dan Al Quran ke DPRD Kabupaten Malang

Meski sudah masuk LPJ, namun pengadaan karpet dan Al Quran tidak pernah dibagikan ke mushola yang sudah ditentukan.

Warga Gajahrejo Juga Adukan Pengadaan Karpet dan Al Quran ke DPRD Kabupaten Malang
insanmadinah.com
Al Quran 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Empat orang warga Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan mengadu ke Komisi A DPRD Kabupaten Malang, Kamis (6/4/2017). Warga mengadukan tiga proyek makadam jalan yang dikerjakan asal-asalan.

Selain tiga proyek tersebut, warga juga mengadukan pengadaan karpet dan Al Quran untuk mushola sebesar Rp 7,8 juta.

Meski sudah masuk LPJ, namun pengadaan karpet dan Al Quran tidak pernah dibagikan ke mushola yang sudah ditentukan.

“Karena itu kami menduga pengadaan ini fiktif,” ujar Yusuf, seorang warga kepada SURYAMALANG.COM.

Ada pula pengadaan seragam Linmas sebesar Rp 6,2 juta. Sama seperti pengadaan karpet dan Al Quran, sampai saat ini belum ada realisasi seragam ini.

“Kami akan adukan juga ke Bupati Malang dan Inspektorat,” sambung Yusuf.

Yusuf dan kawan-kawannya membantah aduan itu bermotif politik. Sebab, Desa Gajahrejo tidak ikut dalam pemilihan kepala desa serentak pada akhir April 2017. Aduan ini semata perilaku pejabat desa yang dianggap melenceng.

Sayangnya tidak ada satu pun anggota Komisi A di kantor. Semua anggota Komisi A sedang ada kegiatan di luar. Aduan warga Desa Gajahrejo diterima resepsionis DPRD Kabupaten Malang

Penulis: David Yohanes
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved