Malang Raya

Ujian Nasional di Kota Malang Tak Dijaga Polisi

Pelaksanaan Ujian Nasional (Unas) SMA/MA di Kota Malang pada Senin (10/4/2017) tidak akan dijaga ketat oleh kepolisian.

Ujian Nasional di Kota Malang Tak Dijaga Polisi
surya/sylvianita widyawati
Suasana simulasi UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) di SMAN 8 Malang saat listening Bahasa Inggris, Senin (15/2/2016). 

SURYAMALANG.com, MALANG - Pelaksanaan Ujian Nasional (Unas) SMA/MA di Kota Malang pada Senin (10/4/2017) tidak akan dijaga ketat oleh kepolisian.

Hal itu ditegaskan Ketua Musywarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMAN Kota Malang Tri Suharno saat dihubungi suryamalang.com melalui sambungan telfon, Sabtu (8/4/2017).

Suharno mengatakan yang menjaga pelaksanaan unas adalah para guru. 

"Enggak dijaga kepolisian. Pos polisi di sekolah saat UN juga tidak ada. Lagi pula ujian di Malang sifatnya UNBK," kata Tri, Sabtu (8/4/2017).

Suharsono menjelaskan kalau polisi memang bertugas sesuai dengan kewenangannya karena ujian nasional adalah hajatan nasional sehingga perlu penjagaan petugas.

Ia melanjutkan, selama Unas berlangsung, tugas polisi sebatas melakukan pemantauan dan tidak sampai masuk ke dalam kelas yang pelaksana ujian.

"Hal itu sudah dikoordinasikan dengan pihak kepolisian sesuai dengan SOP," jelasnya.

Suharsono mengatakan persiapan Unas di Kota Malang sudah baik. Para pelajar juga percaya diri untuk menghadapi Unas.

Suharsono juga berpesan agar para pelajar tidak terpengaruh oleh isu bocoran jawaban Unas. Kalau ada isu bocoran jawaban Unas, sudah bisa dipastikan itu tidak benar. 

"Kepada anak-anak jangan sampai percaya isu bocoran jawaban. Itu menyesatkan karena beberapa soal paketnya berbeda. Itu menyesatkan kalau ada isu," tegasnya. (*)

Penulis: Benni Indo
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved