Arema Malang
Sore Ini Arema FC Launching Tim dengan Gelar Acara Sederhana
Launching tim tersebut mengangkat tema "khataman, yatiman, ndungoan, menangan". Tema itu sesuai dengan filosofi dan juga harapan Arema FC
Penulis: Alfi Syahri Ramadan | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Sempat didengungkan akan menggelar acara launching tim dalam acara besar, Manajemen Arema FC memastikan agenda itu tidak ada.
Sebagai gantinya tim berlogo singa mengepal menggelar acara khataman Al Qur'an dan pemberian santunan kepada anak yatim piatu sejumlah 100 anak sebagai tanda peluncuran tim di kompetisi tahun ini.
Acara santunan dan juga launching tim Arema dilaksanakan di kantor Arema Jl Kertanegara, Senin (10/4/2017) sore. Acara ini memang terkesan mendadak.
Menurut rencana acara santunan akan dihadiri oleh istri dari para pemain termasuk juga istri sang pelatih Aji Santoso.
Mereka akan memberikan santunan kepada kurang lebih sekitar 100 anak yatim dari empat panti asuhan. Panti asuhan tersebut adalah Al Hidayah Donomulyo, Sakinah Mawaddah Warohmah Bunulrejo, Sunan Kalijaga Blimbing, dan yayasan yatim mandiri
"Sebelumnya kami memohon maaf kepada Aremania karena tidak bisa menggelar launching tim secara terbuka. Sebab, waktu persiapan juga semakin mepet. Apalagi tim juga baru kembali dari Medan Senin sore (10/4/2017)," ucap Sudarmaji, Media Officer Arema FC.
Mantan jurnalis ini menjelaskan bahwa launching tim pada dasarnya bukanlah untuk mengenalkan tim. Akan tetapi, lebih kepada untuk menunjukkan bahwa tim tersebut sudah siap untuk mengarungi kompetisi liga 1.
Launching tim tersebut mengangkat tema "khataman, yatiman, ndungoan, menangan". Tema tersebut dipilih karena sesuai dengan filosofi dan juga harapan yang diinginkan oleh Arema FC.
"Intinya dengan kekuatan doa, kami berharap saat kompetisi nanti Arema FC bisa menjalani dengan baik dan dijauhkan dari segala permasalahan. Terlebih lagi Arema FC bisa terus berprestasi di kompetisi nanti," tambahnya.
Lebih lanjut, ia juga menambahkan bahwa tanpa dilakukan launching sebenarnya Aremania sudah banyak yang tahu siapa saja pemain Arema FC. Oleh karenanya, karena mepetnya jadwal kami memutuskan untuk melakukan launching tim secara sederhana.
"Arema ini kan skuadnya tidak banyak berubah. Kemudian juga Aremania sudah banyak yang tahu dengan pemain Arema FC. Terlebih lagi waktu yang sudah mepet, sehingga jajaran direksi memutuskan untuk menggelar acara ini sebagai pengganti launching tim secara terbuka," imbuhnya.
Selain itu, acara tersebut juga sebagai doa untuk para legenda dan juga leluhur Arema yang sudah tiada. Sehingga selain juga sebagai bagian dari launching tim juga sebagai ajang untuk mendoakan para leluhur Arema tersebut.